Ledakan SMAN 72: Kondisi Terkini Korban dan Terduga Pelaku

Ledakan SMAN 72: Kondisi Terkini Korban dan Terduga Pelaku

Lentera Pos- Hingga Minggu siang (9/11), sebanyak 13 korban ledakan di SMAN 72 Jakarta masih menjalani perawatan intensif di RS Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih. Jumlah ini berkurang satu orang dibandingkan data sebelumnya yang tercatat pada pagi hari.

Pradono Handojo, Direktur Utama RSIJ Cempaka Putih, menjelaskan bahwa 11 pasien dirawat di ruang rawat inap biasa, sementara satu pasien berada di High Care Unit (HCU) dan satu lainnya di Intensive Care Unit (ICU). "Kondisi pasien di HCU dan ICU stabil, namun belum memungkinkan untuk dipindahkan ke ruang rawat inap. Tim dokter spesialis kami terus memantau 24 jam," ujarnya.

Ledakan SMAN 72: Kondisi Terkini Korban dan Terduga Pelaku
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Pradono berharap pasien yang berada di ruang rawat inap dapat segera dipulangkan dalam 3 hingga 5 hari ke depan, sesuai dengan kondisi dan asesmen dari dokter. Kabar baiknya, satu pasien bahkan diperkirakan bisa pulang pada sore hari.

COLLABMEDIANET

Mengenai kondisi terduga pelaku ledakan, Pradono menegaskan bahwa RSIJ Cempaka Putih tidak memiliki wewenang untuk memberikan informasi rinci kepada publik. Pihaknya hanya fokus memberikan perawatan kepada semua korban, termasuk terduga pelaku. "Kami tidak diotorisasikan untuk menceritakan karena yang bersangkutan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian," jelasnya.

Pradono menambahkan bahwa semua korban ledakan yang dirawat di RSIJ Cempaka Putih dalam kondisi stabil dan terus membaik. Pihaknya juga memohon dukungan dari masyarakat agar para siswa dapat segera pulih dan kembali bersekolah.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menginformasikan bahwa kegiatan belajar mengajar di SMAN 72 Jakarta Utara akan kembali dimulai pada Senin (10/11) secara daring. Evaluasi berkala akan dilakukan dengan harapan pembelajaran tatap muka dapat kembali digelar mulai Senin (17/11).

Ledakan di SMAN 72 terjadi pada Jumat (7/11) sekitar pukul 12.15 WIB di masjid sekolah saat pelaksanaan salat Jumat. Insiden ini menyebabkan total 96 orang menjadi korban. Saat ini, masih ada 28 pasien yang dirawat di berbagai rumah sakit, yaitu 13 orang di RSIJ Cempaka Putih, 14 orang di RS Yarsi, dan 1 orang di RS Pertamina Jaya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar