Lentera Pos- Cak Imin menanggapi usulan Partai NasDem terkait percepatan atau bahkan moratorium proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menekankan pentingnya IKN segera memberikan manfaat. Putra Dimas 24-07-2025 - 08.26 IKN Mangkrak? Cak Imin Beri Peringatan Keras! Lentera Pos- Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, menyatakan
DPR: RKUHAP Tak Sentuh UU Tipikor! Putra Dimas 23-07-2025 - 17.26 Lex Specialis Aman? Lentera Pos- Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, dengan tegas membantah isu bahwa
Ribuan Taruna TNI-Polri Resmi Jadi Perwira! Putra Dimas 23-07-2025 - 08.26 Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Lentera Pos- Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik sekitar 2.000 taruna
Tom Lembong Banding! Kejagung Siap Hadang? Putra Dimas 22-07-2025 - 17.26 Lentera Pos- Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan kesiapannya menghadapi upaya banding yang diajukan oleh mantan Menteri
Dana Desa Raib! Kades di Maluku Jadi Dalang Korupsi? Putra Dimas 22-07-2025 - 08.26 Lentera Pos- Kasus korupsi kembali mencoreng citra pemerintahan desa. Kali ini, Kejaksaan Negeri Saparua menetapkan
Prabowo "Introgasi" Menteri: Kamu PSI atau Gerindra? Putra Dimas 21-07-2025 - 17.26 Lentera Pos- Sebuah momen menarik terjadi saat penutupan Kongres I Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Minggu
Demo Ojol Monas: Ribuan Aparat Siaga! Putra Dimas 21-07-2025 - 08.26 Lentera Pos- Sebanyak 1.632 personel gabungan dari berbagai satuan diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi demonstrasi
Kebakaran Hebat Landa Kebayoran Lama, Puluhan Warga Jadi Korban! Putra Dimas 20-07-2025 - 17.26 Lentera Pos- Kebakaran dahsyat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Juraganan 1, Grogol Utara, Kebayoran
Jokowi ke PSI? Grace Diminta ‘Nangis’ Demi Jokowi! Putra Dimas 20-07-2025 - 08.26 Lentera Pos- Pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jeffrie Geovanie, mengungkapkan strategi dramatis yang pernah ia
Guru Didenda 25 Juta? Wagub Jateng Turun Tangan! Putra Dimas 19-07-2025 - 17.26 Lentera Pos- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Zaimoen, langsung bergerak cepat menanggapi kasus yang