Rahasia Buku-Buku di Balik Kerusuhan Demo!

Rahasia Buku-Buku di Balik Kerusuhan Demo!

Lentera Pos- Mabes Polri memberikan klarifikasi terkait penyitaan sejumlah buku dari para tersangka pelaku kerusuhan demonstrasi di beberapa daerah Indonesia pada bulan Agustus lalu. Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divisi Humas Polri, menjelaskan bahwa penyitaan tersebut dilakukan karena buku-buku tersebut dianggap berkaitan langsung dengan tindak pidana yang dilakukan para tersangka. Proses penyidikan, tegasnya, berlandaskan fakta dan bukti yang kuat, sehingga pemidanaan dapat dijatuhkan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Penyitaan buku ini mencuat ke publik setelah Polda Jawa Timur mengumumkan penyitaan 11 buku dari massa aksi demonstrasi yang berakhir ricuh di Surabaya dan Sidoarjo. Di antara buku-buku yang disita dan ditampilkan dalam konferensi pers, terdapat judul-judul seperti ‘Anarkisme’ karya Emma Goldman, ‘Apa Itu Anarkisme Komunis’ karya Alexander Berkman, ‘Karl Marx’ karya Franz Magnis-Suseno, ‘Kisah Para Diktator’ karya Jules Archer, dan ‘Strategi Perang Gerilya’ karya Che Guevara.

Rahasia Buku-Buku di Balik Kerusuhan Demo!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kombes Widi Atmoko, Dirreskrimum Polda Jatim, menyatakan bahwa buku-buku tersebut ditemukan saat penggeledahan terhadap tersangka GLM (24). Pihak kepolisian menduga isi buku-buku tersebut mempengaruhi pandangan dan tindakan anarkis tersangka. Namun, pernyataan ini menimbulkan pertanyaan mengenai batas kebebasan berekspresi dan interpretasi isi buku sebagai pemicu tindakan kriminal.

COLLABMEDIANET

Tidak hanya di Jawa Timur, Polda Jawa Barat juga melaporkan penyitaan puluhan buku dari tersangka kerusuhan demonstrasi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait potensi penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran hak asasi manusia. Kasus ini mengarah pada perdebatan mengenai hubungan antara literatur dan tindakan kriminal, serta bagaimana penegak hukum menangani kasus yang melibatkan kebebasan berpendapat. Ke depan, transparansi dan perlindungan hak-hak sipil menjadi hal yang penting untuk diperhatikan dalam proses penegakan hukum sejenis. Perlu kajian lebih mendalam mengenai hubungan antara isi buku dan tindakan kriminal untuk mencegah kesalahan interpretasi dan penyalahgunaan wewenang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar