Heboh! Panglima TNI Turun Tangan Atasi Masalah Ini

Heboh! Panglima TNI Turun Tangan Atasi Masalah Ini

Lentera Pos- Desakan publik terkait maraknya penggunaan sirine dan strobo oleh pejabat di jalan raya, yang dikenal dengan gerakan "Stop Tot Tot Wuk Wuk," akhirnya mendapat respons langsung dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Dalam keterangannya yang dikutip dari Antara, Minggu (21/9), Jenderal Agus menegaskan telah memberikan instruksi tegas kepada Polisi Militer (POM) agar penggunaan sirine dan strobo benar-benar sesuai aturan yang berlaku. Ia menekankan bahwa penggunaan alat tersebut di luar konteks pengawalan yang mendesak merupakan tindakan yang tidak etis. Meskipun mengakui adanya aturan penggunaan sirine dan strobo untuk VVIP, Panglima TNI menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi tersebut.

Lebih lanjut, Jenderal Agus mengungkapkan pengalaman pribadinya. Ia mengaku jarang menggunakan strobo dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk berhenti di lampu merah. Sikap ini, katanya, juga ia terapkan pada jajarannya, dengan penekanan pada kepatuhan terhadap aturan kecuali dalam situasi darurat yang membutuhkan respons cepat. Langkah tegas ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat yang meluas di media sosial dan bahkan diwujudkan dalam bentuk stiker protes yang ditempel di kendaraan pribadi.

Heboh! Panglima TNI Turun Tangan Atasi Masalah Ini
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebelumnya, lenterapos.com melaporkan bahwa Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho telah mengambil langkah sementara dengan membekukan penggunaan sirine dan strobo di jalan raya. Meskipun demikian, pengawalan terhadap pejabat tertentu tetap dilakukan, namun penggunaan sirine dan rotator hanya akan digunakan dalam situasi yang benar-benar mendesak. Saat ini, Korlantas Polri tengah merevisi aturan penggunaan sirine dan rotator untuk mencegah penyalahgunaan di masa mendatang. Langkah-langkah ini diharapkan mampu meredam kegaduhan dan mengembalikan ketertiban di jalan raya. Perhatian publik terhadap isu ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan fasilitas negara. Ke depan, pengawasan yang lebih ketat dan penegakan hukum yang konsisten menjadi kunci keberhasilan upaya ini. Langkah Panglima TNI ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi seluruh pejabat negara untuk lebih memperhatikan kepentingan dan kenyamanan masyarakat.

COLLABMEDIANET

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar