Ancaman Tersembunyi Air Tanah & Solusi PAM Jaya!

Ancaman Tersembunyi Air Tanah & Solusi PAM Jaya!

Lentera Pos- Sebuah realitas yang mungkin luput dari perhatian banyak pihak terkuak di jantung Ibu Kota. Di tengah gemerlap pembangunan Jakarta, khususnya di Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, sebanyak 250 rumah tangga masih hidup tanpa akses air bersih perpipaan dari Perumda PAM Jaya. Kondisi ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan juga menyiratkan potensi risiko kesehatan serius yang mengintai warga.

Direktur Operasional PAM Jaya, Syahrul Hasan, dengan tegas menyatakan komitmen lembaganya untuk segera mengatasi ketimpangan ini. "Masih ada 250 rumah di Manggarai yang nanti menjadi kewajiban kami untuk mengkoneksikan menjadi pelanggan PAM Jaya," ujarnya di Jakarta, Jumat, menggarisbawahi urgensi penyelesaian masalah ini.

Ancaman Tersembunyi Air Tanah & Solusi PAM Jaya!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Syahrul juga menyoroti aspek krusial di balik desakan ini: kualitas air tanah di kawasan Tebet yang berpotensi jauh di bawah standar baku mutu. "Bicara air tanah di Tebet, kalau sudah ada air PAM, memang harusnya sudah menjadi pelanggan PAM Jaya. Saya yakin dengan padatnya rumah yang ada di Tebet, kalau kita mau cek secara kualitas, mungkin ada baku mutu yang belum memenuhi standar," jelasnya. Pernyataan ini bukan sekadar peringatan, melainkan sebuah sinyal bahaya akan dampak jangka panjang penggunaan air tanah yang tidak teruji bagi kesehatan masyarakat.

COLLABMEDIANET

Untuk mempermudah akses, PAM Jaya menawarkan skema biaya yang sangat terjangkau, bahkan gratis. Bagi warga Jakarta yang memiliki luas rumah maksimal 70 meter persegi, penyambungan baru air perpipaan tidak dikenakan biaya sama sekali. Sementara itu, untuk bangunan di atas 70 meter persegi, hanya dikenakan biaya satu kali sebesar Rp627.000, dengan tarif bulanan yang diklaim sangat murah. Ini adalah kesempatan emas bagi warga Manggarai untuk beralih ke sumber air yang lebih aman dan terjamin.

Hingga September 2025, cakupan layanan PAM Jaya telah mencapai 74,24 persen, sebuah peningkatan signifikan dengan lebih dari 50 ribu sambungan baru terpasang sejak Januari 2025. Angka ini menjadi pijakan kuat menuju target ambisius 100 persen cakupan layanan pada tahun 2029.

Sebagai bagian dari strategi percepatan, PAM Jaya juga gencar meluncurkan berbagai promo menarik. Sambungan baru gratis diberikan khusus untuk rumah tangga kecil (kategori 2A1 dan 2A2) serta fasilitas sosial atau fasilitas umum. Tak hanya itu, rumah tangga kategori 2A3 dan 2A5 kini bisa menikmati harga khusus Rp627.500, jauh lebih hemat dari harga normal Rp1.625.500.

Upaya PAM Jaya tidak berhenti pada penyambungan rumah tangga semata. Lembaga ini juga aktif dalam berbagai inisiatif strategis lainnya, seperti percepatan pipanisasi untuk menekan laju penurunan tanah di Jakarta, program pembagian 1000 toren air gratis bagi warga, serta pemanfaatan air permukaan sebagai bentuk keberpihakan terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air. Langkah-langkah komprehensif ini menunjukkan visi PAM Jaya yang lebih luas dalam mewujudkan ketahanan air bersih bagi seluruh warga Ibu Kota.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar