Lentera Pos- Ratusan umat Muslim tampak khusyuk berjalan memasuki kawasan suci Komplek Al-Aqsa di jantung Kota Tua Yerusalem pada Kamis, 12 Februari 2026. Pemandangan ikonik Kubah Batu (Dome of the Rock) yang berkilauan menyambut para peziarah yang datang dari berbagai penjuru dunia, siap menunaikan ibadah di salah satu situs paling mulia dalam Islam. Kunjungan religi ini menjadi saksi bisu akan daya tarik abadi dan kedalaman spiritual yang ditawarkan oleh kompleks bersejarah tersebut.
Komplek Al-Aqsa, yang diakui sebagai situs tersuci ketiga dalam Islam setelah Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah, bukan sekadar sebuah bangunan, melainkan sebuah hamparan luas yang sarat makna dan sejarah. Di dalamnya terdapat beberapa struktur krusial yang menjadi pusat ibadah dan refleksi spiritual. Para peziarah terlihat berbondong-bondong memasuki kawasan ini, dengan wajah-wajah yang memancarkan ketenangan dan harapan.

Salah satu pemandangan yang paling menonjol adalah umat Islam yang mengambil air wudu dengan latar belakang Kubah Batu yang megah. Struktur ikonik dengan kubah emasnya yang memukau ini diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad SAW memulai perjalanan Isra’ Mi’raj-nya ke langit. Kehadirannya bukan hanya sebagai mahakarya arsitektur, tetapi juga sebagai penanda titik penting dalam sejarah kenabian.

Related Post
Selain Kubah Batu, Komplek Al-Aqsa juga mencakup Masjid Al-Qibli, yang dikenal dengan kubah peraknya yang khas. Masjid ini merupakan salah satu area salat utama dan menjadi tujuan utama bagi banyak jamaah yang ingin merasakan kekhusyukan beribadah di tempat yang penuh berkah. Umat Islam terlihat antre dengan tertib untuk memasuki gerbang Masjid Al-Qibli, siap melantunkan doa dan zikir.
Lebih jauh ke dalam kompleks, terdapat pula Masjid Al-Buraq, yang dinamai dari kendaraan Nabi Muhammad SAW saat Isra’ Mi’raj, serta Mushalla Al-Marwani, sebuah ruang salat bawah tanah yang menyimpan cerita panjang tentang peradaban Islam di Yerusalem. Setiap sudut kompleks ini seolah bercerita, mengundang para pengunjung untuk merenungi warisan spiritual yang tak ternilai.
Kunjungan ke Komplek Al-Aqsa ini bukan hanya sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah ziarah batin yang memperkuat ikatan spiritual umat Muslim dengan sejarah dan keyakinan mereka. Di tengah hiruk pikuk Kota Tua Yerusalem, Al-Aqsa tetap berdiri tegak sebagai mercusuar iman, terus memancarkan cahaya spiritual yang menarik jutaan hati dari seluruh penjuru dunia, sebagaimana diabadikan oleh lensa ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja pada hari itu. Ini adalah bukti nyata bahwa Al-Aqsa adalah lebih dari sekadar situs, ia adalah denyut nadi spiritual yang tak pernah padam.










Tinggalkan komentar