Lentera Pos- Kabar duka menyelimuti dunia politik dan keagamaan Indonesia. Mantan Menteri Agama Republik Indonesia, Suryadharma Ali, menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (31/7) dini hari. Pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan, pada pukul 04.18 WIB. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara PPP, Usman Tokan.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang terletak di Jalan Cipinang Cempedak I Nomor 30, Jatinegara, Jakarta Timur. Rencananya, Suryadharma Ali akan dimakamkan di Ponpes Miftahul’Ulum, Desa Gandasari, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Kamis siang ini.

Suryadharma Ali merupakan tokoh penting dalam PPP, menjabat sebagai Ketua Umum kelima partai berlambang Ka’bah tersebut dari tahun 2007 hingga 2014, menggantikan Hamzah Haz. Kiprahnya di pemerintahan juga tercatat dengan pernah menduduki kursi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil pada periode 2004-2009. Puncak karirnya adalah saat menjabat sebagai Menteri Agama selama periode 2009-2014, di bawah pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Related Post
Namun, perjalanan karirnya tidak lepas dari kontroversi. Di akhir masa jabatannya sebagai Menteri Agama, Suryadharma Ali terjerat kasus korupsi dana haji yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah melalui proses hukum yang panjang, ia dinyatakan bersalah dan divonis penjara 10 tahun. Sempat mengajukan Peninjauan Kembali (PK), namun ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). Suryadharma Ali akhirnya menghirup udara bebas pada 6 September 2022 dengan status bebas bersyarat.
Kepergian Suryadharma Ali meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan kolega. Sosoknya akan dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah politik dan keagamaan Indonesia.










Tinggalkan komentar