Revolusi Komunikasi Global: China Pimpin Era 6G!

Revolusi Komunikasi Global: China Pimpin Era 6G!

Lentera Pos- Dunia telekomunikasi digemparkan oleh sebuah terobosan monumental dari China. Sebuah tim peneliti gabungan telah berhasil menciptakan sistem komunikasi terpadu yang memecahkan rekor dunia kecepatan transmisi data, secara mulus mengintegrasikan serat optik dan jaringan nirkabel. Prestasi ini bukan hanya sekadar peningkatan, melainkan sebuah langkah raksasa yang membuka gerbang menuju era 6G dan memenuhi dahaga komputasi kecerdasan buatan (AI) yang terus melonjak.

Detail pencapaian luar biasa ini, yang dipublikasikan dalam jurnal bergengsi Nature, menandai babak baru dalam upaya global untuk mengatasi tantangan transmisi sinyal berkecepatan tinggi dan latensi rendah. Dengan permintaan daya komputasi dari pusat data AI yang melonjak dan pengembangan jaringan nirkabel 6G generasi berikutnya yang ambisius, kebutuhan akan infrastruktur komunikasi yang lebih canggih dan terintegrasi menjadi sangat mendesak.

Revolusi Komunikasi Global: China Pimpin Era 6G!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Selama ini, perbedaan mendasar dalam arsitektur sinyal dan perangkat keras antara sistem komunikasi serat optik dan nirkabel telah menjadi penghalang utama. Hambatan ini menyulitkan pencapaian transmisi end-to-end yang cepat dan kompatibel pada satu infrastruktur yang sama, menciptakan tantangan signifikan bagi jaringan telekomunikasi berkecepatan tinggi.

COLLABMEDIANET

Namun, konsorsium peneliti yang terdiri dari Universitas Peking, Laboratorium Peng Cheng, Universitas ShanghaiTech, dan Pusat Inovasi Optoelektronik Nasional telah mengubah paradigma tersebut. Mereka mengembangkan sistem komunikasi terpadu yang sukses mentransmisikan sinyal saluran tunggal sebesar 512 Gbps melalui serat optik dan 400 Gbps melalui jaringan nirkabel. Angka-angka ini bukan hanya statistik; ini adalah tolok ukur baru dalam kecepatan transfer data global.

Menurut Wang Xingjun, salah satu penulis utama makalah tersebut dari Universitas Peking, sistem inovatif ini mendukung transmisi mode ganda. Keunggulannya tidak hanya terletak pada kemampuannya menghindari keterbatasan bandwidth dan akumulasi kebisingan, tetapi juga secara signifikan meningkatkan kemampuan anti-interferensi, menjadikannya sangat tangguh di lingkungan komunikasi yang kompleks.

Sebagai demonstrasi kapabilitasnya yang transformatif, tim menyimulasikan skenario akses pengguna 6G skala besar. Hasilnya mencengangkan: mereka berhasil mendemonstrasikan akses video 8K real-time multisaluran pada 86 saluran secara bersamaan. Ini berarti bandwidth transmisi yang dihasilkan lebih dari sepuluh kali lipat standar 5G saat ini—sebuah lompatan kuantum yang mendefinisikan ulang ekspektasi konektivitas.

Lebih dari sekadar kecepatan, sistem ini juga menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam hal konsumsi energi, biaya, dan skalabilitas untuk implementasi massal. Seluruh arsitektur optik dari sistem ini memungkinkan integrasi tanpa hambatan dengan jaringan optik yang sudah ada, mendorong konvergensi mendalam antara jaringan akses seluler dan jaringan serat optik. Ini adalah kunci untuk membangun infrastruktur masa depan yang efisien dan adaptif.

Wang menambahkan bahwa potensi penerapan sistem baru ini sangat luas, mulai dari stasiun pemancar 6G hingga pusat data nirkabel. Ia berpotensi membentuk kembali arsitektur sistem telekomunikasi global, meletakkan fondasi kokoh bagi komunikasi serat optik-nirkabel terintegrasi berkecepatan tinggi dan ultra-broadband generasi berikutnya. Ini adalah jendela ke masa depan di mana konektivitas tak terbatas bukan lagi impian, melainkan kenyataan yang semakin dekat.

Pewarta: XinhuaEditor: Lentera Pos.com
Copyright © ANTARA 2026

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar