Detik-Detik Mencekam! Atap Bandara Soetta Roboh Diterjang Badai!

Detik-Detik Mencekam! Atap Bandara Soetta Roboh Diterjang Badai!

Lentera Pos- Hujan deras disertai cuaca ekstrem yang melanda wilayah Tangerang dalam beberapa hari terakhir berujung pada insiden mengejutkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Plafon di Terminal 3 ambruk, menimpa area tunggu penumpang dan memicu kepanikan singkat di salah satu gerbang keberangkatan tersibuk.

Momen dramatis tersebut terekam jelas dalam sebuah video berdurasi 17 detik yang diabadikan oleh seorang penumpang pada Senin (6/4). Rekaman yang viral di berbagai platform ini memperlihatkan bagaimana kebocoran kecil di area Gate 7 Keberangkatan Terminal 3 dengan cepat membesar, hingga akhirnya plafon tidak mampu menahan beban air dan ambruk, menyemburkan air ke bawah dan menghantam fasilitas di ruang tunggu. Kecepatan penyebaran informasi melalui rekaman amatir ini menjadi bukti betapa cepatnya sebuah peristiwa bisa diketahui publik di era digital.

Detik-Detik Mencekam! Atap Bandara Soetta Roboh Diterjang Badai!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Seorang penumpang tujuan Singapura yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan kepanikannya. "Kejadian di gate 7, sekitar pukul 13.40 WIB. Lumayan banyak orang, alhamdulillah masih sempat pada lari," ujarnya saat dikonfirmasi di Tangerang, Senin. Ia menambahkan, banyak calon penumpang tengah menanti proses boarding ketika air tiba-tiba jatuh dari plafon, memicu kepanikan massal. Beruntung, tidak ada laporan korban luka serius dalam insiden yang terjadi begitu cepat ini.

COLLABMEDIANET

Menanggapi insiden ini, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta segera memberikan klarifikasi. Yudistiawan, Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, membenarkan adanya gangguan tersebut namun menegaskan bahwa situasinya berhasil ditangani dengan cepat. "Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit," jelas Yudistiawan, menyoroti respons sigap tim di lapangan.

Ia menambahkan, tim operasional bandara langsung bergerak cepat melakukan penanganan, termasuk pembersihan area terdampak dan pembatasan akses, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan dan layanan penerbangan tidak mengalami gangguan signifikan. Yudistiawan juga menekankan komitmen personel bandara untuk melakukan pengawasan 24 jam terhadap seluruh fasilitas, termasuk infrastruktur bangunan. "Ketika melihat adanya kemungkinan gangguan, area sekitar akan segera disterilisasi dari penumpang pesawat dan pekerja untuk meminimalisir dampak yang ada," tegasnya, menunjukkan standar operasional yang ketat dalam menjaga keamanan.

Sebagai langkah antisipasi dan demi kenyamanan serta keselamatan pengguna jasa, pihak bandara mengimbau agar selalu memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi di bandara. Pengguna jasa juga disarankan untuk datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan adanya penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, mengingat tantangan infrastruktur modern dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin tak terduga.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar