Lentera Pos- Sebuah peristiwa tragis mengguncang Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. JN (9), siswa kelas 4 SD, tega menusuk leher RI (13), pelajar kelas 2 MTs, hingga tewas. Peristiwa memilukan ini terjadi Jumat (8/8) pukul 12.10 WIB di pinggir jalan dekat rumah pelaku, Dusun II, Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir.
Menurut Kasat Reskrim Polres Muratara, Iptu Nasirin, peristiwa bermula dari pertengkaran antara korban dan pelaku. Meskipun motif pasti masih diselidiki, Iptu Nasirin mengatakan perselisihan anak-anak tersebut berujung pada emosi yang tak terkendali dari JN. "Mungkin ribut seperti anak-anak pada umumnya," jelasnya, menepis dugaan dendam. Namun, yang mengejutkan adalah senjata yang digunakan. JN, yang terbiasa membawa gunting di saku celananya, mengunakan alat tersebut untuk menusuk leher kiri RI.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pauh, namun nyawanya tak tertolong. Sekitar pukul 13.15 WIB, RI dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusuk tersebut. Jenazahnya kemudian dimakamkan di Desa Pauh pada Sabtu (9/8).

Related Post
Sementara itu, JN telah diamankan pihak kepolisian. Proses hukum tetap berjalan, meski usia pelaku yang masih di bawah 12 tahun mengarah pada pengadilan anak. Pihak kepolisian berkoordinasi dengan Bapas dan Dinsos dalam penanganan kasus ini. Peristiwa ini menjadi sorotan, membuka pertanyaan mengenai pengawasan anak dan dampak perilaku agresif di usia dini. Investigasi lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap semua fakta dan memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya. Kasus ini juga mengingatkan kita akan pentingnya perhatian terhadap perkembangan psikologis anak dan pencegahan kekerasan di kalangan anak-anak. Apakah ada faktor lain yang memicu perilaku JN? Pertanyaan ini menunggu jawaban dari proses investigasi yang sedang berjalan.










Tinggalkan komentar