Mualem Meledak! Baut Jembatan Dicuri, Warga Terancam!

Mualem Meledak! Baut Jembatan Dicuri, Warga Terancam!

Lentera Pos- Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, meluapkan kemarahannya setelah terungkapnya dugaan pencurian baut pada Jembatan Bailey di Teupin Mane, Bireuen. Insiden ini, yang dinilai sebagai tindakan tidak bertanggung jawab, mengancam keselamatan dan konektivitas vital bagi masyarakat setempat, terutama di tengah kebutuhan akan infrastruktur yang kokoh.

Mualem tidak menahan diri dalam mengecam para pelaku yang ia sebut mencari kesempatan dalam kesempitan. "Orang tidak bertanggung jawab, masa keadaan seperti ini cari kesempatan jual besi buruk. Kan kurang ajar itu namanya," tegas Mualem kepada wartawan di Banda Aceh pada Selasa (30/12). Pernyataannya menyoroti betapa ironisnya tindakan tersebut, di saat daerah memerlukan solidaritas dan dukungan untuk menjaga fasilitas publik.

Mualem Meledak! Baut Jembatan Dicuri, Warga Terancam!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, mantan Panglima GAM itu menyerukan kesadaran bagi para pelaku. Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan adalah untuk kepentingan bersama, bukan untuk dirusak demi keuntungan pribadi sesaat. "Kita imbau supaya sadarlah. Kalau dibangun infrastruktur itu untuk kepentingan masyarakat kita juga. Kalau jembatan ambruk gimana dipasok sembako," ujarnya, menekankan dampak serius jika jembatan tersebut ambruk. Ancaman terputusnya jalur distribusi logistik dan kebutuhan pokok bisa menjadi kenyataan, memperparah kondisi masyarakat yang bergantung pada akses tersebut.

COLLABMEDIANET

Dugaan pencurian baut jembatan ini bukanlah isu yang berdiri sendiri. Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak juga sempat mengungkapkan kekesalannya atas insiden serupa. Maruli bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai sabotase terhadap fasilitas publik. "Dalam kondisi kompak pun, ini masih ada orang yang berusaha menyabotase jembatan bailey kita," kata Maruli saat konferensi pers di Posko Terpadu Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin (29/11). Ia menambahkan bahwa baut-baut jembatan telah dibongkar, menunjukkan pola kerentanan yang perlu diwaspadai.

Kejadian di Bireuen ini menggarisbawahi kerentanan infrastruktur vital dan tantangan dalam menjaga aset publik. Di balik kemarahan Mualem, tersimpan pertanyaan besar: mengapa di tengah upaya pembangunan dan pemulihan, masih ada oknum yang tega merusak fasilitas demi keuntungan pribadi? Ini bukan sekadar pencurian material, melainkan pengkhianatan terhadap kepentingan umum yang berpotensi memutus akses, memperlambat roda kehidupan masyarakat, dan menghambat upaya kolektif untuk kemajuan. Insiden ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya pengawasan ketat dan kesadaran kolektif dalam menjaga setiap jengkal pembangunan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar