Mahasiswa Papua Barat Taklukkan Ribuan Mil Laut

Mahasiswa Papua Barat Taklukkan Ribuan Mil Laut

lenterapos.com – Sebuah helaan napas panjang penuh syukur mengiringi langkah Rey Talahatu saat kakinya menjejak kampus Universitas Jember Jawa Timur. Bukan sekadar perjalanan biasa namun sebuah ekspedisi heroik ribuan kilometer melintasi samudra demi panggung Pekan Seni Mahasiswa Nasional Peksiminas. Kontingen mahasiswa Papua Barat tiba dengan semangat membara siap berkompetisi dan mengharumkan nama daerah.

Perjalanan epik ini bukanlah tanpa tantangan berarti. Selama empat hari penuh belasan mahasiswa berlayar dari Pelabuhan Manokwari pada Rabu 2 September. Mereka melintasi lautan luas singgah di beberapa titik transit penting seperti Pelabuhan Sorong Pelabuhan Ambon Pelabuhan Bau-bau dan Pelabuhan Makassar sebelum akhirnya kapal mereka berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sebuah maraton laut yang menguras tenaga namun tak sedikit pun melunturkan tekad dan gairah seni mereka.

Mahasiswa Papua Barat Taklukkan Ribuan Mil Laut
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Rey Talahatu salah satu peserta dari Papua Barat mengungkapkan kebanggaannya yang luar biasa. Mewakili provinsi di kancah seni nasional adalah kesempatan emas yang sangat langka. Baginya ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi melainkan panggung pembuktian bahwa talenta dari Bumi Cenderawasih mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di antara kontingen dari 32 provinsi lainnya. Mereka siap berlaga dalam 15 cabang seni yang diperlombakan.

COLLABMEDIANET

Senada dengan Rey Yusanna Buai mahasiswa Papua Barat lainnya juga merasakan hal serupa. Kehadiran mereka di Jember bukan hanya tentang penampilan di atas panggung melainkan puncak dari persiapan panjang dan melelahkan. Latihan intensif pengembangan karya seni hingga segala kebutuhan logistik telah dirancang matang jauh sebelum pelayaran dimulai menunjukkan totalitas dan dedikasi tinggi.

Nelson Mansoara dosen pendamping kontingen Papua Barat menjelaskan bahwa persiapan telah digeber selama hampir setahun penuh. Proses seleksi ketat melalui Pekan Seni Mahasiswa Daerah Peksimida menjadi gerbang awal bagi para talenta terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Papua Barat. Dari sana terpilihlah mahasiswa-mahasiswa pilihan yang kemudian bergabung dalam kontingen ini.

Meskipun rute yang ditempuh sangat panjang dan melelahkan tim Papua Barat datang dengan optimisme penuh. Mereka siap menampilkan sembilan tangkai seni terbaiknya dan membuktikan bahwa jarak geografis bukanlah penghalang untuk meraih prestasi gemilang di Peksiminas XVIII yang dijadwalkan berlangsung pada 8-10 September 2026. Ini adalah kisah tentang gairah seni yang tak kenal lelah dan semangat juang yang tak tergoyahkan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar