Lentera Pos- Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, mengonfirmasi bahwa Kabupaten Rejang Lebong kini menjadi episentrum perhatian pemerintah pusat, dengan serangkaian program strategis yang telah dan akan segera bergulir. Dari inisiatif pendidikan unggulan berkelas nasional hingga penguatan ketahanan pangan, Rejang Lebong secara eksklusif terpilih sebagai salah satu lokomotif pembangunan di Pulau Sumatera, sebuah penunjukan yang mengindikasikan potensi besar daerah ini di mata pemerintah pusat.
Salah satu proyek mercusuar yang paling menonjol adalah pembangunan Sekolah Garuda. Ini merupakan Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan berasrama, dirancang khusus untuk mencetak generasi inovator di bidang sains dan teknologi, sejalan dengan visi ambisius Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui program "Hasil Terbaik Cepat". Yang menarik, Helmi Hasan menegaskan bahwa dari seluruh wilayah Sumatera, hanya dua daerah yang dipercaya untuk menjadi tuan rumah program prestisius ini, dan Rejang Lebong adalah salah satunya. Sebuah indikasi kuat akan potensi besar sumber daya manusia di daerah ini yang siap diasah menjadi pemimpin masa depan, membentuk pilar-pilar kemajuan bangsa. Sekolah ini direncanakan akan mulai dibangun pada tahun 2026 di Desa Mojorejo, Kecamatan Selupu Rejang, dengan target operasional penuh pada tahun 2027, didahului oleh persiapan matang sejak akhir 2025.

Tidak hanya sektor pendidikan, komitmen terhadap ketahanan pangan juga diperkuat secara signifikan. Program cetak sawah baru seluas 604 hektare di wilayah Tanjung Gelang, Selupu Rejang, menjadi bukti nyata upaya peningkatan produksi pangan lokal. Inisiatif ini diproyeksikan tidak hanya akan mengamankan pasokan pangan regional, tetapi juga berpotensi menciptakan dampak ekonomi berganda bagi petani dan masyarakat sekitar, mendorong kemandirian pangan yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

Related Post
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Bengkulu turut menggenjot peningkatan infrastruktur dasar, termasuk pembangunan jalan provinsi yang ditargetkan mulus secara menyeluruh, penyediaan layanan ambulans gratis, serta dukungan beasiswa pendidikan. Komitmen ini diperkuat dengan alokasi dana beasiswa sebesar Rp1 miliar dari Pemerintah Kabupaten dan Rp5 miliar dari Pemerintah Provinsi, memastikan akses pendidikan terbaik bagi generasi muda Bengkulu, membuka gerbang masa depan yang lebih cerah bagi mereka.
"Rejang Lebong ini bukan sekadar daerah biasa, ini adalah daerah kesayangan presiden," ujar Helmi Hasan, menyoroti tingkat kepercayaan dan keyakinan pemerintah pusat terhadap potensi Rejang Lebong. "Berdirinya Sekolah Garuda di sini adalah bukti nyata bahwa beliau melihat banyak anak berprestasi dan berpotensi menjadi tulang punggung bangsa di masa depan." Pernyataan ini sekaligus melambangkan Rejang Lebong sebagai model percontohan investasi strategis pemerintah pusat di daerah, membuka peluang bagi program-program pembangunan berskala nasional lainnya untuk menyusul, menjadikan Rejang Lebong sebagai barometer kemajuan regional.








Tinggalkan komentar