Biaya Hidup Melambung, Tunjangan Imigrasi Bandara Mendesak!

Biaya Hidup Melambung, Tunjangan Imigrasi Bandara Mendesak!

Lentera Pos- Suara lantang demi kesejahteraan petugas imigrasi di bandara menggema di Kompleks Parlemen. Anggota Komisi III DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto untuk segera meninjau ulang dan menambah tunjangan bagi para garda terdepan di pintu gerbang negara tersebut. Desakan ini muncul sebagai respons terhadap realitas biaya hidup yang tinggi di lingkungan bandara, yang dinilai dapat memengaruhi kinerja dan integritas petugas.

Permintaan ini bukan tanpa alasan kuat. Dalam rapat pembahasan anggaran antara Kemen Imipas dan Komisi III yang berlangsung di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, Yanuar menyoroti disparitas biaya hidup yang signifikan antara lingkungan bandara dan area publik biasa. "Kami mohon atensi Pak Menteri, Pak Dirjen, supaya ada tunjangan kemahalan, Pak. Mereka ini (di bandara) biayanya tinggi, Pak, kalau tugas di bandara. Kalau di luar bandara air mineral itu Rp5.000, Pak, kalau di bandara tidak bisa, Pak," ujar Yanuar, menggambarkan realitas ekonomi yang membebani para petugas yang sehari-hari berinteraksi dengan lalu lintas internasional.

Biaya Hidup Melambung, Tunjangan Imigrasi Bandara Mendesak!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan dasar atau uang saku, penambahan tunjangan ini dianggap krusial karena berimplikasi langsung pada peningkatan kesejahteraan petugas secara menyeluruh. Yanuar meyakini, dengan perbaikan kondisi finansial, para petugas akan mampu bekerja dengan lebih jujur, profesional, dan selalu berada dalam koridor aturan yang telah ditetapkan. Ini adalah investasi pada integritas pelayanan publik yang vital bagi citra negara.

COLLABMEDIANET

Ironisnya, di balik seragam yang gagah dan penampilan yang prima, Yanuar mengungkapkan adanya kesulitan finansial yang dihadapi para petugas. "Saudara-saudara petugas kita sudah gagah-gagah, seragamnya keren, cari makan susah, Pak," katanya, menyoroti kontras antara citra dan realitas yang seringkali luput dari perhatian. Ia menambahkan, "Jadi saya minta ini agar diperhatikan agar mereka punya confidence yang bagus, kerjanya sudah bagus tapi kesejahteraan harus kita perhatikan." Peningkatan tunjangan diharapkan tidak hanya meringankan beban hidup, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi dalam menjalankan tugas yang strategis.

Permintaan Komisi III DPR RI ini menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap garda terdepan pelayanan publik. Kesejahteraan yang layak bukan hanya hak, melainkan juga fondasi bagi terciptanya sistem keimigrasian yang bersih, efisien, dan berintegritas tinggi, terutama di titik-titik vital seperti bandara yang menjadi cerminan pertama negara di mata dunia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar