Bencana Banjir Bandang Hantam Nepal Tengah

Bencana Banjir Bandang Hantam Nepal Tengah

lenterapos.com – Bencana alam dahsyat kembali melanda wilayah Nepal tengah. Arus banjir bandang yang sangat kuat dilaporkan menerjang Distrik Gorkha pada Minggu dini hari, mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang masif dan menghanyutkan puluhan hunian warga. Peristiwa mencekam ini terjadi setelah debit air Sungai Budhi Gandaki meningkat secara drastis dalam waktu singkat.

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber setempat, diperkirakan sekitar 35 hingga 40 rumah warga hilang tersapu arus sungai. Kerusakan paling parah terjadi di wilayah pedesaan Chumnubri dan Dharche. Tidak hanya pemukiman penduduk, banjir ini juga merusak fasilitas publik penting, termasuk jembatan penghubung antarwilayah dan infrastruktur proyek pembangkit listrik tenaga air yang sedang berjalan.

Bencana Banjir Bandang Hantam Nepal Tengah
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Menteri Dalam Negeri Nepal, Sudan Gurung, mengonfirmasi bahwa salah satu dampak paling krusial adalah putusnya akses transportasi. Jembatan yang selama ini menjadi urat nadi penghubung antara kawasan Nyakchet dan Philim Bazaar di wilayah Chumnubri-3 dilaporkan hanyut terbawa arus. Hal ini menyebabkan beberapa desa terisolasi dari bantuan darurat.

COLLABMEDIANET

Menanggapi situasi kritis tersebut, pemerintah Nepal segera mengerahkan tim penyelamat gabungan. Helikopter diterjunkan ke lokasi bencana untuk melakukan operasi evakuasi udara, menyalurkan bantuan logistik, serta memindahkan warga yang terjebak di area yang mulai terendam air. Personel dari Kepolisian Nepal, Angkatan Kepolisian Bersenjata, hingga otoritas lokal dikerahkan secara penuh untuk memastikan keselamatan warga di garis depan bencana.

Kepala Distrik Gorkha, Dharmendra Kumar Mishra, memberikan keterangan awal mengenai penyebab bencana ini. Menurutnya, indikasi kuat menunjukkan bahwa banjir bandang ini dipicu oleh terjadinya tanah longsor besar di kawasan hulu Siuribas. Longsoran material tanah dan batu tersebut kemudian masuk ke aliran sungai, memicu gelombang air yang sangat besar dan destruktif saat mencapai wilayah pemukiman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang menyatakan bahwa belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat peristiwa ini. Meski demikian, situasi di lapangan masih sangat dinamis dan berbahaya. Petugas terus menggunakan pengeras suara untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai agar segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

Pemerintah setempat saat ini tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui skala kerusakan secara menyeluruh serta penyebab pasti dari intensitas banjir yang luar biasa ini. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca dan debit air sungai yang masih fluktuatif.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar