Banjir Landa Indonesia: Sumatra dan Jawa Diterjang!

Banjir Landa Indonesia: Sumatra dan Jawa Diterjang!

Lentera Pos- Pekan ini, sejumlah wilayah di Indonesia, dari Sumatra hingga Jawa, bergelut dengan bencana banjir akibat curah hujan ekstrem dan fenomena alam seperti fase bulan purnama. Dampak yang ditimbulkan sangat signifikan, menyebabkan kerugian materiil dan bahkan korban jiwa.

Sumatra: Duka Mendalam Akibat Banjir Bandang dan Longsor

 Banjir Landa Indonesia: Sumatra dan Jawa Diterjang!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pulau Sumatra menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak. Aceh, Sumatra Barat (Sumbar), dan Sumatra Utara (Sumut) mengalami banjir bandang dan longsor secara bersamaan pada akhir November. Upaya penanggulangan bencana masih terus dilakukan, namun banyak daerah yang masih terisolasi.

COLLABMEDIANET

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 867 korban meninggal dunia akibat bencana ini hingga Jumat (5/12). Rinciannya, 345 korban di Aceh, 312 di Sumut, dan 210 di Sumbar. Selain itu, ratusan orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Jawa: Banjir Rob dan Luapan Sungai Meluas

Tidak hanya Sumatra, beberapa wilayah di Pulau Jawa juga mengalami banjir. Subang, Jawa Barat, dilanda banjir rob dengan ketinggian air mencapai 60 cm, merendam ratusan rumah dan mengganggu aktivitas masyarakat. Sekolah bahkan terpaksa memulangkan siswa lebih awal karena khawatir banjir akan semakin tinggi.

Di Bandung, luapan Sungai Citarum menyebabkan banjir di tiga kecamatan. Warga terpaksa menggunakan perahu untuk beraktivitas karena ketinggian air mencapai 1,5 meter. BPBD Kabupaten Bandung mencatat ribuan kepala keluarga terdampak banjir ini.

Jakarta juga tidak luput dari banjir rob. BPBD DKI Jakarta mencatat bahwa banjir rob disebabkan oleh fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon). Kondisi ini menyebabkan kenaikan Pintu Air Pasar Ikan dan genangan di beberapa wilayah.

Di Malang, Jawa Timur, banjir merendam 90 rumah warga dan merusak enam di antaranya. Bahkan, lima sepeda motor hanyut terbawa arus banjir. BPBD Kota Malang telah melakukan asesmen terhadap dampak banjir dan melakukan evakuasi warga ke tempat yang aman.

Bencana banjir yang melanda berbagai wilayah di Indonesia ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Curah hujan tinggi dan fenomena alam dapat memicu banjir, namun dengan perencanaan dan tindakan yang tepat, dampak buruknya dapat diminimalkan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar