Bali Luncurkan Bus Listrik Gratis untuk Warga

Bali Luncurkan Bus Listrik Gratis untuk Warga

lenterapos.com – Pemerintah Provinsi Bali resmi memperkenalkan inovasi transportasi publik terbaru yang lebih ramah lingkungan. Mulai Senin, 9 November 2026, masyarakat dapat menikmati layanan bus listrik secara cuma-cuma melalui rute Koridor I Trans Sarbagita. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya modernisasi transportasi sekaligus komitmen menjaga kelestarian alam di Pulau Dewata.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bali, I Kadek Mudarta, menyatakan bahwa pengoperasian bus listrik ini merupakan tahap uji coba yang sangat penting. Selama masa uji coba berlangsung, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun untuk menggunakan layanan ini. Namun, ada satu prosedur teknis yang tetap harus dijalankan oleh setiap penumpang, yakni melakukan pemindaian atau tap kartu elektronik (e-money).

Bali Luncurkan Bus Listrik Gratis untuk Warga
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

"Meskipun gratis, penumpang tetap diwajibkan melakukan tap kartu elektronik. Hal ini bertujuan agar kami dapat mendata secara akurat jumlah penumpang yang menggunakan layanan ini setiap harinya," ujar Kadek Mudarta saat memberikan keterangan di Denpasar, Minggu.

COLLABMEDIANET

Bagi masyarakat yang merasa belum memiliki kartu elektronik, tidak perlu merasa khawatir. Pihak pengelola telah menyiapkan solusi agar layanan ini tetap inklusif. Petugas di lapangan akan menyediakan fasilitas kartu pembayaran di dalam armada bus, sehingga siapa pun bisa menikmati perjalanan tanpa hambatan teknis terkait pembayaran.

Dalam operasionalnya, armada bus listrik yang ramah lingkungan ini akan dikelola secara resmi oleh Perum DAMRI Cabang Denpasar. Meskipun dikelola oleh pihak DAMRI, seluruh pengawasan dan koordinasi tetap berada di bawah naungan Dinas Perhubungan Provinsi Bali guna memastikan standar pelayanan tetap terjaga.

Mengenai rute perjalanan, bus listrik ini akan mengikuti jalur yang secara umum mengadopsi rute konvensional Koridor I Trans Sarbagita. Jalur ini menghubungkan kawasan GOR Ngurah Rai hingga objek wisata populer Garuda Wisnu Kencana (GWK), namun dengan beberapa penyesuaian lintasan agar lebih optimal.

Secara detail, bagi penumpang yang berangkat dari arah GOR Ngurah Rai, bus akan melintasi Jalan Melati, kemudian berbelok ke arah kiri menuju Jalan Hayam Wuruk hingga mencapai kawasan Bundaran Renon. Perjalanan akan berlanjut menyusuri kawasan pusat pemerintahan, melewati Jalan Raya Puputan dan Jalan Sudirman, sebelum akhirnya kembali ke rute reguler Trans Sarbagita.

Masyarakat dapat naik dan turun di titik-titik pemberhentian yang telah ditentukan di sepanjang lintasan. Kehadiran bus listrik ini diharapkan tidak hanya mengurangi kemacetan di jalur-jalur strategis Bali, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mengurangi emisi karbon di wilayah pariwisata dunia tersebut. Dengan adanya layanan gratis ini, pemerintah berharap masyarakat mulai beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih berkelanjutan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar