Terobosan Unhas: Gizi Jadi Kunci Masa Depan Bangsa!

Lentera Pos- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, melayangkan pujian setinggi langit atas inisiatif Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program inovatif ini, yang berhasil mengawinkan riset ilmiah mendalam dengan implementasi kebijakan gizi, dinilai sebagai tonggak penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

IMG 20260428 093654
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Berbicara di Makassar pada Selasa, Menteri Brian menegaskan bahwa langkah Unhas ini bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan sebuah metamorfosis fundamental dalam paradigma peran perguruan tinggi. Dari sekadar menara gading penghasil teori, Unhas kini tampil sebagai garda terdepan dalam menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi aksi nyata di lapangan, khususnya dalam ranah kebijakan publik. Kehadiran SPPG menjadi bukti konkret komitmen kampus untuk tidak hanya mencetak cendekiawan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan manusia seutuhnya.

Brian Yuliarto secara lugas mengingatkan bahwa fondasi paling krusial bagi pembangunan sumber daya manusia yang tangguh adalah gizi yang optimal. Aspek ini, menurutnya, melampaui sekadar kesehatan fisik; ia adalah penentu utama kapasitas belajar, daya pikir, dan produktivitas generasi penerus. "Kita sering berbicara tentang teknologi canggih dan persaingan global, tetapi seringkali lupa bahwa semua itu berakar pada apa yang dikonsumsi anak-anak kita setiap hari," ujar Menteri Brian, menggarisbawahi urgensi untuk tidak mengabaikan esensi paling mendasar ini.

COLLABMEDIANET

Mendiktisaintek lebih lanjut memaparkan bahwa dengan kekayaan sumber daya berupa riset mutakhir, tenaga ahli multidisiplin, serta jejaring pengabdian masyarakat yang luas, perguruan tinggi memegang peran strategis untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan. SPPG Unhas, dengan segala keunggulannya, tidak hanya menjadi model percontohan yang layak ditiru oleh institusi lain, tetapi juga berpotensi besar menjadi laboratorium kebijakan. Dari sini, data dan temuan ilmiah dapat terus digali untuk menyempurnakan formulasi kebijakan gizi nasional di masa mendatang, menjadikannya investasi jangka panjang bagi bangsa.


Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar