lenterapos.com – Pertamina Patra Niaga membuat gebrakan penting demi memastikan pasokan energi nasional selalu terjaga Sebuah langkah strategis diambil untuk memperkuat tata kelola pengadaan energi agar lebih transparan akuntabel dan patuh hukum Ini bukan sekadar janji melainkan komitmen nyata untuk masa depan energi Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan
Direktur Niaga Pertamina Patra Niaga Erwin Suryadi menegaskan bahwa perusahaan serius membenahi seluruh proses pengadaan energi Langkah ini krusial untuk menjamin kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik serta memastikan setiap rupiah yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan sesuai regulasi yang berlaku Untuk mewujudkan visi ini Pertamina Patra Niaga baru-baru ini menggelar diskusi kelompok terfokus atau FGD di Jakarta

FGD bertajuk Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum dalam Proses Bisnis Pengadaan Impor Minyak Mentah Kondensat dan Produk Kilang PT Pertamina Patra Niaga ini dihadiri oleh berbagai pihak penting Perwakilan dari Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Jamdatun Kejaksaan Agung Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Jamintel Kejaksaan Agung Komisi Pemberantasan Korupsi KPK Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah LKPP akademisi serta fungsi pengawasan internal perusahaan turut serta dalam forum tersebut

Related Post
Erwin menjelaskan bahwa forum ini adalah upaya Pertamina Patra Niaga untuk menyempurnakan konsep perbaikan tata kelola pengadaan yang sedang dirumuskan Masukan dari para pemangku kepentingan sangat berharga untuk memastikan sistem yang dibangun semakin kokoh transparan dan akuntabel Sinergi dengan aparat penegak hukum seperti KPK dan kejaksaan menjadi pilar utama dalam memperkuat integritas seluruh proses pengadaan energi
Para peserta FGD mendiskusikan berbagai aspek krusial mulai dari kesesuaian proses pengadaan dengan aturan hukum yang berlaku hingga penerapan praktik terbaik dalam pengadaan impor minyak mentah kondensat BBM dan LPG Mereka juga membahas pengelolaan risiko penguatan integritas serta langkah mitigasi menghadapi dinamika pasar global dan geopolitik yang kerap bergejolak
Beberapa strategi mitigasi yang dibahas meliputi penyesuaian prosedur dalam kondisi mendesak penerapan pemisahan tugas segregation of duty penguatan prinsip empat mata four eyes principle serta pelibatan aktif fungsi kepatuhan atau compliance Ini semua dirancang untuk menciptakan sistem yang tangguh dan minim celah
Direktur Pertimbangan Hukum Jamdatun Irene Putri menekankan pentingnya pemahaman yang seragam mengenai tata kelola dan kepatuhan regulasi di setiap tahapan bisnis Dengan begitu setiap keputusan yang diambil akan mendukung keberlangsungan usaha secara legal dan etis Irene juga mengapresiasi Pertamina Patra Niaga sebagai mitra yang selalu berkolaborasi meminta pendampingan hukum agar semua proses patuh regulasi dan risikonya termitigasi dengan baik
Kepala Seksi Energi dan Sumber Daya Alam ESDA Jamintel Deny Alvianto menambahkan bahwa upaya perbaikan tata kelola ini secara langsung mendukung keandalan pasokan energi nasional Menurutnya Pertamina Patra Niaga telah melakukan berbagai penguatan signifikan untuk membangun dan memperbaiki tata kelola pengadaan agar menjadi lebih baik dan efisien
Senada dengan itu Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Kasatgas Korsup KPK Dian Patria melihat upaya perbaikan ini sebagai bukti nyata komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola pengadaan energi yang bersih dan profesional
Erwin Suryadi menutup diskusi dengan menyatakan bahwa semua masukan dari narasumber dan pemangku kepentingan akan menjadi bagian dari perbaikan berkelanjutan continuous improvement Ini adalah bekal berharga bagi Pertamina Patra Niaga untuk memperkuat tata kelola pengadaan energi agar semakin transparan akuntabel adaptif terhadap dinamika pasar global serta didukung mitigasi risiko hukum yang memadai demi kepentingan bangsa dan negara








Tinggalkan komentar