lenterapos.com – Universitas Terbuka melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM UT) tengah menggenjot potensi luar biasa Desa Wisata Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran Lampung. Inisiatif strategis ini bertujuan mengoptimalkan sumber daya manusia lokal sekaligus merumuskan kiat-kiat krusial demi kemajuan pariwisata yang lestari. Langkah ini merupakan bagian tak terpisahkan dari program ambisius Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY) Times Higher Education Impact Rankings Universitas Terbuka Tahun 2025-2026 yang disokong penuh oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Dr Mualimin selaku Ketua Pelaksana Kegiatan menegaskan bahwa Pahawang memiliki daya tarik masif untuk terus melaju. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi urgensi utama agar masyarakat dapat berkontribusi nyata sebagai motor penggerak utama dalam pengembangan destinasi wisata ini. Menurutnya penguatan SDM adalah pilar esensial agar pengelolaan pariwisata berjalan lebih terencana dan berkelanjutan memastikan manfaatnya dirasakan jangka panjang.

Metode pendidikan kontekstual menjadi kunci yang diusung UT. Pendekatan ini dirancang untuk menyinergikan proses pembelajaran dengan realitas kehidupan masyarakat setempat. Dengan demikian warga diharapkan mampu mengidentifikasi aset lokal mereka mencerna tantangan yang dihadapi serta merumuskan langkah-langkah pengembangan yang selaras dengan karakteristik unik Desa Pulau Pahawang. Ini bukan sekadar teori melainkan upaya nyata menciptakan solusi adaptif.

Related Post
Hasil Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) telah memetakan sejumlah kebutuhan penguatan secara lebih konkret. Rekomendasi yang muncul tidak hanya menitikberatkan pada sektor pariwisata semata melainkan juga mencakup dimensi ekonomi lokal tata kelola desa lingkungan hidup pendidikan hingga penguatan kapasitas sosial keagamaan masyarakat. Ini menunjukkan visi pengembangan yang holistik dan komprehensif.
Pada aspek ekonomi peserta FGD menggarisbawahi urgensi pelatihan digital bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tujuannya jelas agar produk-produk unggulan masyarakat dapat digarap dan dipromosikan secara lebih luas melalui berbagai platform digital membuka pasar baru dan meningkatkan pendapatan. Sementara itu di sektor pariwisata dan lingkungan kegiatan ini merekomendasikan pelatihan pengelolaan wisata berbasis kearifan lokal. Ini penting untuk menjaga karakter dan identitas khas Desa Pulau Pahawang tetap menjadi daya tarik utama bukan sekadar mengikuti tren sesaat.
Lebih lanjut fokus terhadap pengembangan dan pelestarian terumbu karang serta hutan mangrove juga menjadi bagian krusial dari rekomendasi. Upaya ini vital untuk menjaga kelestarian ekosistem yang merupakan penopang utama keberlangsungan desa wisata. Dari sisi tata kelola dan kelembagaan peserta juga menekankan pentingnya pelatihan administrasi pemerintahan berbasis digital demi efisiensi dan transparansi.
Mualimin menegaskan komitmen LPPM UT untuk menopang penguatan SDM desa wisata melalui pendidikan kontekstual dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Ini sekaligus menjadi manifestasi nyata dari upaya Universitas Terbuka dalam menyelenggarakan kegiatan pengabdian yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan riil komunitas. Pulau Pahawang kini menatap masa depan cerah berkat sentuhan strategis dari Universitas Terbuka.










Tinggalkan komentar