Lentera Pos- Operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya memasuki babak baru. Hari ketiga pencarian, Sabtu (5/7), menandai diterjunkannya tim penyelam profesional dari Koarmada II. Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, mengonfirmasi bahwa tim penyelam elit ini telah diberangkatkan dari Surabaya dan Jakarta sejak pukul 02.00 dini hari. Para penyelam, yang berasal dari TNI AL, saat ini menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum memulai operasi penyelaman yang tergantung pula pada kondisi cuaca.
Panglima Koarmada II, Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya, menambahkan bahwa KRI Pangyudo dan Helikopter Panther HS 1309 turut dikerahkan dalam operasi pencarian ini. KRI Pangyudo, dibekali teknologi canggih untuk pencarian bawah laut, memiliki fix sonar yang mampu mendeteksi objek logam hingga kedalaman 400 meter. Kapal perang ini juga dilengkapi teknologi pemetaan kontur bawah laut tiga dimensi, menggunakan side scan sonar dan multi sonar, untuk memberikan gambaran detail lokasi pencarian.

Tim penyelam yang terdiri dari 15 personel, terdiri dari 8 personel dari Koarmada II dan 7 personel khusus dari Sat Kopaska Koarmada II yang memiliki keahlian survei bawah laut tingkat ahli. Mereka akan menggunakan metode pengembangan lingkaran berdasarkan arus untuk menentukan Datum Fix, yakni titik koordinat pasti lokasi pencarian, berdasarkan data posisi terakhir kapal sebelum tenggelam. Proses ini menuntut ketelitian dan pemahaman yang mendalam terhadap dinamika arus laut.

Related Post
Keberadaan teknologi canggih dan tim penyelam profesional ini memberikan secercah harapan dalam upaya pencarian korban. Namun, tantangan tetap ada, terutama kondisi cuaca yang dapat mempengaruhi operasi penyelaman. Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada koordinasi yang solid antar tim dan pemanfaatan teknologi secara maksimal. Proses pencarian akan terus dimonitor dan informasi terbaru akan segera disampaikan. Semoga upaya maksimal ini membuahkan hasil dan para korban segera ditemukan.










Tinggalkan komentar