MBG Makassar Stop! Uang Makan Siswa Cuma Rp6.500?

MBG Makassar Stop! Uang Makan Siswa Cuma Rp6.500?

Lentera Pos- Program Makan Bergizi (MBG) di Makassar terancam mandek setelah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panakkukang 02 menghentikan operasionalnya. Dampaknya, puluhan pekerja dapur kehilangan pekerjaan dan ratusan siswa tidak lagi menerima program makan bergizi gratis yang seharusnya mereka dapatkan.

Alasan utama penghentian operasional dapur SPPG ini adalah anggaran yang dinilai tidak memadai, yaitu hanya Rp6.500 per porsi MBG. Arifin Gassing, mitra Badan Gizi Nasional (BGN), mengungkapkan bahwa anggaran tersebut tidak sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang seharusnya lebih besar.

 MBG Makassar Stop! Uang Makan Siswa Cuma Rp6.500?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepala UPT SPF SD Negeri Tamamaung 1, Basora, menjelaskan bahwa 383 siswanya kini tidak lagi menerima MBG. Pihak sekolah berharap ada perbaikan kebijakan agar program ini dapat berjalan lancar. Kejadian serupa sempat terjadi pada Agustus lalu, menyebabkan penyaluran MBG terhenti selama dua minggu.

COLLABMEDIANET

Kepala UPT SPF SD Negeri Karuwisi 2, Fatmasanra, menambahkan bahwa penghentian dapur SPPG ini berdasarkan surat resmi dari BGN. Hal ini menimbulkan pertanyaan, mengingat MBG merupakan program pemerintah pusat.

Penutupan dapur MBG tidak hanya berdampak pada siswa, tetapi juga pada puluhan pekerja dapur yang kehilangan mata pencaharian. Nurul Istiqomah, salah seorang pekerja dapur, mengungkapkan bahwa banyak dari mereka bergantung pada kegiatan MBG untuk menghidupi keluarga.

lenterapos.com telah menghubungi SPPG wilayah Sulsel dan Panakkukang untuk mendapatkan tanggapan terkait penutupan dapur MBG ini, namun belum ada respons hingga berita ini diturunkan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar