Lentera Pos- Jalur utama Lembah Anai, yang menghubungkan Sumatera Barat dan Riau, masih ditutup total akibat kerusakan parah yang disebabkan oleh banjir bandang dan longsor akhir November lalu. Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H M Reza Chairul Akbar Sidiq, menyatakan bahwa belum ada kepastian kapan jalur ini akan kembali dibuka.
Pengerjaan dan perbaikan jalan yang rusak masih terus berlangsung. Kepolisian memperkirakan bahwa jalan tersebut paling cepat baru bisa berfungsi sebagian dalam waktu satu bulan ke depan. Penutupan jalur ini berdampak signifikan karena merupakan akses vital antara Sumatera Barat dan Riau, serta penghubung utama Kota Padang dengan Bukittinggi.

Akibat lumpuhnya jalur Lembah Anai, satu-satunya akses jalan dari Padang menuju Bukittinggi saat ini adalah melalui Sitinjau Lauik, Padang. Jalur alternatif via Malalak, Agam juga tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan akibat bencana alam serupa.

Related Post
Kondisi ini membuat Sitinjau Lauik menjadi tumpuan utama akses Padang-Bukittinggi. Polisi memberikan perhatian khusus pada kawasan ini, yang berada di dua wilayah hukum (Polresta Padang dan Polres Solok), dengan menempatkan personel setiap hari untuk mencegah penumpukan dan kemacetan.
Masyarakat diimbau untuk menahan diri dan tidak melakukan perjalanan jika tidak ada keperluan mendesak, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, keterbatasan jalan, dan peningkatan volume kendaraan. Keselamatan dan keamanan menjadi prioritas utama dalam situasi ini.










Tinggalkan komentar