Lawan Stunting Lewat Program Bedah Rumah

Lawan Stunting Lewat Program Bedah Rumah

lenterapos.com – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, memberikan perhatian khusus terhadap kualitas hidup masyarakat melalui program perbaikan hunian. Dalam kunjungannya ke Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Wapres menegaskan bahwa pembangunan rumah tidak boleh hanya sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi harus mengintegrasikan aspek sanitasi dan kesehatan yang mumpuni.

Menurut Gibran, ketersediaan fasilitas sanitasi yang layak di dalam rumah merupakan kunci utama dalam upaya intervensi kesehatan nasional. Ia menyoroti bahwa lingkungan tempat tinggal yang bersih dan sehat memiliki korelasi langsung dengan pencegahan masalah gizi buruk atau stunting pada anak-anak. Dengan demikian, program bedah rumah yang dicanangkan pemerintah diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Lawan Stunting Lewat Program Bedah Rumah
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Perjalanan Wapres menuju lokasi peninjauan di Desa Bebanga, Kabupaten Mamuju, tidaklah mudah. Terkendala cuaca ekstrem berupa hujan deras dan akses jalan yang rusak akibat jembatan terputus, Gibran harus menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor. Kendala infrastruktur ini tidak menyurutkan semangatnya untuk memastikan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut berjalan secara optimal dan tepat sasaran.

COLLABMEDIANET

Gibran menekankan bahwa rumah yang layak huni bukan hanya soal dinding yang kokoh atau atap yang tidak bocor, melainkan juga tentang bagaimana lingkungan di dalam rumah tersebut mampu mendukung kesehatan penghuninya. "Pembangunan harap juga memperhatikan sisi sanitasi dan kesehatan, sehingga bantuan bedah rumah ini bisa jadi salah satu bentuk intervensi untuk mencegah stunting," ungkapnya dalam keterangan resmi.

Selain meninjau kualitas bangunan, Wapres juga memberikan instruksi tegas kepada jajaran terkait mengenai akurasi data penerima manfaat. Ia menyadari masih banyak warga yang membutuhkan bantuan namun belum terakomodasi dalam program saat ini. Oleh karena itu, ia meminta agar proses pendataan dilakukan secara lebih cermat dan transparan.

"Untuk masyarakat yang masih membutuhkan bedah rumah tapi belum mendapat bantuan, tolong didata, dipenuhi persyaratannya agar bisa ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," imbau Gibran. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa bantuan pemerintah benar-benar jatuh ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Kunjungan kerja di wilayah Mamuju dan Mamasa, Sulawesi Barat ini, merupakan bagian dari komitmen Wapres untuk turun langsung ke lapangan. Melalui metode peninjauan langsung, pemerintah ingin menyerap aspirasi warga secara autentik serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi oleh masyarakat di pelosok daerah. Dengan pengawasan ketat, diharapkan program bedah rumah ini tidak hanya menjadi pembangunan fisik semata, tetapi menjadi fondasi bagi terciptanya generasi masa depan yang lebih sehat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar