Kapolres Kendari Terkapar! Bentrok Lahan Berdarah?

Kapolres Kendari Terkapar! Bentrok Lahan Berdarah?

Lentera Pos- Aksi penolakan pengukuran lahan berujung ricuh di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (20/11). Penolakan warga terhadap proses constatering yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Kendari memicu bentrokan antara warga dan aparat keamanan.

Akibat insiden tersebut, Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin Louis Sengka, dilaporkan terluka setelah terkena lemparan batu saat mengamankan jalannya pengukuran lahan.

 Kapolres Kendari Terkapar! Bentrok Lahan Berdarah?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Saat demonstran bertindak anarkis, Kapolres terkena lemparan batu," ungkap Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, kepada lenterapos.com.

COLLABMEDIANET

Dalam upaya pengamanan pengukuran lahan sengketa, ratusan personel kepolisian dikerahkan. Namun, massa yang menolak pengukuran melakukan perlawanan sengit, mendorong petugas, hingga berujung pada aksi lempar batu ke arah aparat.

"(Kapolresta Kendari) mengalami luka di bagian wajah dan saat ini sedang dalam proses pengobatan," jelas Welliwanto.

Meskipun sempat memanas, situasi di lokasi bentrokan dilaporkan telah kondusif. Kapolresta Kendari tetap berada di lokasi kejadian setelah mendapatkan perawatan medis.

"Anggota masih berjaga di lokasi. Situasi sudah terkendali," pungkasnya.

Faktor Pemicu Konflik:

  • Penolakan Warga: Warga menolak pengukuran lahan oleh PN Kendari.
  • Aksi Anarkis: Demonstran bertindak anarkis dengan melempari petugas.
  • Eskalasi Cepat: Dorong mendorong antara warga dan petugas memicu lemparan batu.

Dampak Insiden:

  • Korban Luka: Kapolresta Kendari terluka akibat lemparan batu.
  • Ketegangan Meningkat: Sempat terjadi ketegangan antara warga dan aparat.
  • Pengamanan Diperketat: Polisi memperketat pengamanan di lokasi kejadian.

Upaya Penanganan:

  • Perawatan Medis: Kapolresta Kendari mendapatkan perawatan medis di lokasi.
  • Pengendalian Massa: Polisi berhasil mengendalikan massa dan menenangkan situasi.
  • Investigasi: Pihak kepolisian akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait insiden ini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar