Damai! CEO Malaka Project Akhiri Perseteruan dengan TNI

Damai!  CEO Malaka Project Akhiri Perseteruan dengan TNI

Lentera Pos- CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, mengumumkan penyelesaian perselisihannya dengan TNI melalui sebuah pernyataan di media sosial. Pernyataan tersebut disampaikan setelah komunikasi langsung dengan Brigjen TNI Freddy Ardianzah, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI. Dalam percakapan telepon tersebut, kedua belah pihak saling meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Ferry menegaskan bahwa tidak ada lagi tindak lanjut hukum yang akan diambil TNI terhadap dirinya.

"Saya sudah berkomunikasi dengan Brigjen TNI Freddy Ardianzah. Terjadi dialog, dan intinya banyak kesalahpahaman," ungkap Ferry. Ia melanjutkan, "Beliau meminta maaf atas situasi yang saya hadapi, dan sebaliknya, saya juga meminta maaf atas situasi yang terjadi di tubuh TNI." Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi tentang potensi tuntutan hukum lebih lanjut.

Damai!  CEO Malaka Project Akhiri Perseteruan dengan TNI
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebelumnya, TNI sempat mengklaim menemukan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Ferry. Mereka bahkan telah berkonsultasi dengan Polda Metro Jaya untuk menindaklanjuti hal tersebut. Namun, rencana tersebut terhambat oleh putusan Mahkamah Konstitusi yang melarang institusi menjadi pelapor dalam kasus pencemaran nama baik.

COLLABMEDIANET

Meskipun demikian, TNI menyatakan menemukan indikasi tindak pidana lain yang sedang dikaji ulang. Brigjen Freddy Ardianzah menekankan komitmen TNI pada hukum dan menghormati kebebasan berekspresi, namun mengingatkan pentingnya menyampaikan pendapat dalam koridor hukum yang berlaku dan menghindari penyebaran disinformasi.

Ferry, yang juga dikenal sebagai YouTuber, mengakhiri pernyataannya dengan seruan untuk fokus pada tuntutan utama, yaitu nasib warga sipil yang masih ditahan dan hilang. Ia mengajak semua pihak untuk saling menjaga dan mendukung satu sama lain. Lentera Pos telah mendapatkan konfirmasi langsung dari Ferry Irwandi terkait pernyataan di media sosialnya. Pernyataan damai ini menandai berakhirnya polemik yang sempat memanas antara CEO Malaka Project dan TNI. Namun, tetap menarik untuk melihat bagaimana TNI akan menindaklanjuti "indikasi tindak pidana lain" yang mereka sebutkan. Apakah ini akan membuka babak baru atau benar-benar mengakhiri polemik? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar