Ribuan Perempuan Ubah Malang Jadi Oase Hijau!
Lentera Pos- Sebuah gelombang hijau yang menginspirasi melanda Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu lalu. Ribuan perempuan, di bawah inisiatif Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Bangsa, berkumpul bukan hanya untuk menanam pohon, melainkan untuk menyemai harapan bagi kelestarian bumi. Aksi nyata ini pun menuai pujian tinggi dari Anggota DPR RI, M. Hasanuddin Wahid, yang melihatnya sebagai langkah krusial dalam perbaikan lingkungan.

Pria yang akrab disapa Cak Udin ini secara tegas menyatakan harapannya agar kaum perempuan dapat terus menjadi motor penggerak utama dalam upaya perbaikan kondisi bumi. "Bukan saja bagi keutuhan keluarga, melainkan juga bagi kemajuan dan kelestarian negara," ujarnya, menekankan peran multidimensional perempuan dalam pembangunan berkelanjutan. Kehadiran DPP Perempuan Bangsa di tengah masyarakat, menurut Cak Udin, adalah manifestasi nyata dari kecintaan dan komitmen untuk menempatkan perempuan sebagai pilar penting dalam setiap lini pembangunan, khususnya di wilayah Kabupaten Malang yang strategis ini.
Di sisi lain, Dimas Pahlawanita Damayanti, Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup DPP Perempuan Bangsa, menjelaskan esensi di balik gerakan massal ini. Ia mengungkapkan bahwa tujuan utama dari kegiatan yang melibatkan sekitar 2.000 partisipan tersebut adalah untuk menginspirasi dan memfasilitasi setiap individu agar secara aktif menanam pohon di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing. "Sebagai wujud komitmen berkelanjutan, setiap peserta yang hadir tidak hanya pulang dengan bekal pengetahuan, tetapi juga membawa pulang satu bibit pohon dari DPP Perempuan Bangsa. Bibit ini diharapkan dapat menjadi simbol dan pemicu aksi nyata penghijauan di sekitar tempat tinggal mereka," jelas Dimas, menggambarkan efek domino positif dari inisiatif ini.

Related Post
Inisiatif semacam ini, lanjut Dimas, merupakan representasi konkret dari peran vital perempuan dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui tindakan nyata yang berdampak. Ia menutup pernyataannya dengan sebuah pertanyaan retoris yang menggugah, "Siapa yang bisa memulai untuk membuat dunia kita kembali baik-baik saja? Jawabannya ada pada kita, para perempuan hebat dan inspiratif yang hadir di sini," serunya, menyalakan semangat kolektif untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.










Tinggalkan komentar