Ternate Gempar! Tradisi Kuno Sultan Sambut Lailatul Qadar

Ternate Gempar! Tradisi Kuno Sultan Sambut Lailatul Qadar

Lentera Pos- Di tengah syahdunya malam Ramadan yang penuh berkah, Kota Ternate, Maluku Utara, kembali menjadi saksi bisu sebuah tradisi kuno yang memukau dan sarat makna. Malam Lailatul Qadar, yang diyakini sebagai puncak keberkahan bulan suci, disambut dengan gelaran ritual Kabasarang Uci, sebuah prosesi adat Kesultanan Ternate yang tak lekang oleh zaman.

Pada Senin (16/3/2026), suasana sakral menyelimuti Kedaton Sultan Ternate. Sultan Hidayat Mudaffar Sjah, dengan segala kebesaran dan kewibawaan adatnya, memimpin langsung prosesi ini. Dikawal ketat oleh perangkat adat Kesultanan yang mengenakan busana tradisional lengkap serta pasukan doi-doi yang setia, sang Sultan diarak dari kedaton menuju Masjid Sigi Lamo. Ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah arak-arakan agung yang menandai penghormatan tertinggi terhadap malam ke-27 Ramadan, sebuah malam yang diyakini lebih baik dari seribu bulan.

Ternate Gempar! Tradisi Kuno Sultan Sambut Lailatul Qadar
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Langkah demi langkah, iring-iringan bergerak perlahan namun penuh khidmat. Suara tabuhan gendang cikamomo yang khas mengalun syahdu, memecah keheningan malam dan menambah aura mistis pada prosesi tersebut. Sultan sendiri diusung di atas tandu megah, sebuah pemandangan yang jarang terlihat dan menyimpan cerita panjang tentang warisan budaya yang tak ternilai. Apa sebenarnya makna di balik setiap langkah dan tabuhan gendang yang mengiringi Sultan? Jawabannya tersembunyi dalam sejarah panjang Kesultanan yang kaya akan filosofi.

COLLABMEDIANET

Inti dari Kabasarang Uci adalah mengiringi Sultan untuk menunaikan salat tarawih di Masjid Sigi Lamo, sebuah masjid bersejarah yang menjadi pusat spiritual Kesultanan Ternate. Namun, lebih dari sekadar ritual keagamaan, prosesi ini adalah manifestasi nyata dari komitmen kuat Kesultanan Ternate dalam melestarikan kearifan lokal. Ini adalah jembatan yang menghubungkan generasi masa kini dengan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur, memastikan bahwa identitas budaya Ternate tetap hidup dan lestari di tengah gempuran modernisasi.

Kabasarang Uci bukan hanya sebuah tontonan, melainkan pelajaran berharga tentang bagaimana tradisi dapat beriringan harmonis dengan spiritualitas. Di saat banyak daerah lain mungkin kehilangan jejak warisan budayanya, Ternate justru kokoh mempertahankan keunikan ini, menjadikannya permata yang bersinar terang di kepulauan Maluku Utara. Sebuah warisan yang patut dijaga, sebuah cerita yang takkan lekang oleh zaman, dan sebuah bukti nyata kekayaan budaya Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar