Aceh Guncang Tradisi Mudik: Ribuan Warga Pulang Gratis!

Aceh Guncang Tradisi Mudik: Ribuan Warga Pulang Gratis!

Lentera Pos- Sebuah narasi inspiratif tentang bangkitnya harapan dan solidaritas terukir di Bumi Serambi Mekkah. Ribuan jiwa, tepatnya 2.070 warga dari wilayah Aceh yang sebelumnya diterpa bencana hidrometeorologi, kini dapat bernapas lega. Mereka menjadi bagian dari program mudik gratis Idul Fitri 1447 Hijriah yang digagas Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan, berlangsung meriah pada 15-17 Maret 2026. Inisiatif ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan investasi sosial yang krusial dalam upaya pemulihan pasca-bencana.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, saat melepas rombongan perdana di Depo Trans Koetaradja, Terminal Tipe A Banda Aceh, Minggu lalu, menekankan esensi program ini. "Pemerintah Aceh hadir untuk meringankan beban masyarakat," ujarnya, seraya menambahkan bahwa tradisi mudik adalah momentum sakral untuk merekatkan kembali tali silaturahim dan berkumpul bersama keluarga setelah setahun penuh beraktivitas. Mualem juga menyalurkan santunan bagi anak yatim, menambah kehangatan acara pelepasan.

Aceh Guncang Tradisi Mudik: Ribuan Warga Pulang Gratis!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Dinas Perhubungan Aceh telah menyiapkan armada masif yang terdiri dari 122 unit kendaraan, mencakup 27 unit bus besar dan 95 unit Hiace. Seluruhnya siap mengantar para pemudik melalui 18 rute tujuan yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Aceh, dengan prioritas utama pada daerah-daerah yang paling terdampak bencana. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam merayakan hari kemenangan.

COLLABMEDIANET

Mualem lebih lanjut menggarisbawahi bahwa program mudik gratis ini memiliki multi-dimensi manfaat. Selain mengurangi beban finansial masyarakat yang kerap melonjak menjelang Lebaran, inisiatif ini juga secara signifikan mereduksi potensi tragedi di jalan raya dengan mengurangi jumlah kendaraan pribadi. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu mendukung stabilitas ekonomi daerah dengan menjaga kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat selama periode libur Idul Fitri, sekaligus menjadi instrumen efektif dalam pengendalian inflasi. Ia juga tak lupa menitipkan pesan menyentuh kepada para pengemudi: "Jika lelah istirahat. Utamakan keselamatan di jalan. Keluarga menunggu di kampung halaman. Salam kami kepada keluarga di kampung halaman."

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini sungguh membludak. Tercatat 3.328 orang mendaftar secara daring melalui laman seulamat.dishubaceh.com, jauh melampaui kuota angkutan darat yang tersedia, yakni 2.070 orang. Angka ini menjadi cerminan nyata betapa vitalnya inisiatif serupa dalam membantu mobilitas warga.

Sinergi lintas sektor ini menegaskan komitmen kolektif. Selain dukungan dari Pemerintah Aceh, program mudik gratis tahun ini juga diperkuat oleh Kementerian Perhubungan dan berbagai BUMN, yang menyediakan kuota tambahan sekitar 709 orang untuk angkutan darat. Tak hanya itu, bagi warga di wilayah kepulauan, tersedia layanan mudik gratis melalui angkutan laut dengan delapan rute pelayaran, menggunakan kapal ro-ro dan kapal cepat, yang mampu menampung total 3.642 penumpang. Dengan dukungan berbagai pihak tersebut, total kuota mudik gratis yang tersedia di Aceh tahun ini mencapai 6.421 orang, menciptakan jaring pengaman transportasi yang komprehensif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar