Lentera Pos- Sebuah operasi evakuasi yang menantang berhasil dilakukan oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada Senin malam (23/2). Mereka mengevakuasi jasad seorang pria berusia 53 tahun berinisial AB dari kamar kosnya di lantai dua, Jalan Kalibaru Barat 2, Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, setelah adanya laporan mengenai akses yang sangat sulit.
Kesulitan utama terletak pada sempitnya akses tangga menuju kamar korban, sebuah kendala yang membuat proses evakuasi jasad menjadi rumit dan membutuhkan keahlian khusus. Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa 11 personel dikerahkan untuk mengatasi tantangan ini. "Kami mengerahkan 11 personel untuk menurunkan jasad tersebut dari lantai dua karena keterbatasan akses tangga ke kamar kos korban," ungkap Gatot, menyoroti kompleksitas medan yang dihadapi timnya.

Terungkap bahwa AB baru saja kembali dari perawatan intensif selama empat hari di RSUD Koja. Sejak kepulangannya, korban dilaporkan tidak pernah terlihat turun dari kamarnya. Kecurigaan muncul ketika pemilik kos berinisiatif membawakan minuman dan memeriksa kondisi AB. Namun, setelah masuk ke kamar, tidak ada respons, dan kondisi akses tangga yang sangat terbatas semakin memperumit situasi. Pemilik kos kemudian segera menghubungi pengurus RT dan Bhabinkamtibmas setempat untuk meminta bantuan.

Related Post
"Kami dihubungi untuk membantu evakuasi korban ini," ujar Gatot, mengonfirmasi permintaan bantuan yang diterima pada pukul 21.22 WIB. Tim Gulkarmat segera bergerak cepat menuju lokasi. Proses evakuasi yang penuh tantangan ini berlangsung sekitar dua jam, menunjukkan dedikasi dan profesionalisme petugas dalam menghadapi kondisi sulit di tengah malam.
Akhirnya, pada pukul 23.43 WIB, jasad AB berhasil diturunkan dengan aman dan terkendali. "Alhamdulillah, evakuasi selesai dalam kondisi aman dan terkendali," tutup Gatot. Insiden ini sekali lagi menyoroti peran vital petugas penyelamat dalam situasi darurat yang tidak terduga, seringkali di balik tirai kehidupan perkotaan yang padat, di mana kisah-kisah pribadi berakhir dalam kesunyian dan membutuhkan intervensi khusus.










Tinggalkan komentar