lenterapos.com – Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia memberikan apresiasi mendalam atas proyeksi kenaikan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan RKAP Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA untuk tahun 2027. Lonjakan anggaran yang mencapai 3067 persen ini menjadi sorotan utama dalam rapat dengar pendapat di kompleks parlemen Jakarta. Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay secara terang-terangan mengungkapkan kegembiraannya melihat semangat ANTARA dalam merancang peningkatan anggaran yang signifikan.
Saleh Partaonan Daulay menegaskan bahwa semangat ANTARA dalam memproyeksikan kenaikan anggaran patut diacungi jempol. Namun ia juga mengingatkan bahwa realisasi target tersebut bukanlah perkara mudah. Dalam lanskap media yang kian kompetitif dan penuh tantangan saat ini ANTARA dituntut untuk membuktikan bahwa setiap program yang direncanakan dapat terealisasi dengan baik. Komisi VII DPR RI meminta ANTARA untuk memaparkan strategi konkret yang akan ditempuh guna mencapai target ambisius tersebut. Ini penting agar keyakinan terhadap pencapaian target dapat terwujud.

Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar menjelaskan bahwa target kenaikan pendapatan sebesar 3067 persen akan ditopang oleh tiga pilar utama. Yakni Pendapatan Public Service Obligation PSO Pendapatan Komersial dan Pendapatan Anak Perusahaan. Peningkatan pendapatan ini bukan semata-mata target finansial melainkan sebuah langkah strategis untuk memperkuat posisi ANTARA sebagai gardu terdepan pertahanan informasi negara.

Related Post
Di tengah derasnya arus informasi dan banjirnya disinformasi yang kerap beredar di berbagai platform digital dan media tanpa identitas jelas ANTARA bertekad menjadi pilar utama yang menjaga integritas informasi kebangsaan. Benny Siga Butarbutar menekankan upaya ANTARA untuk mengangkat marwah dan daya saing narasi negara. Tujuannya jelas untuk menyeimbangkan dominasi informasi yang tersebar luas di media sosial serta melawan hoaks yang berpotensi memecah belah. Dengan anggaran yang lebih kuat ANTARA diharapkan mampu mengemban misi vital ini secara optimal demi kedaulatan informasi Indonesia.








Tinggalkan komentar