Krakatau Mengamuk Pangdam Ungkap Situasi Terkini

Krakatau Mengamuk Pangdam Ungkap Situasi Terkini

lenterapos.com – Panglima Kodam XXI Radin Inten Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi mendesak seluruh warga Provinsi Lampung untuk tetap tenang dan tidak terpancing kepanikan menyikapi peningkatan drastis aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau GAK yang kini berada pada status Level III Siaga. Seruan ini datang di tengah kekhawatiran publik atas potensi dampak erupsi yang lebih luas.

Mayjen Kristomei Sianturi secara gamblang menyampaikan instruksinya agar masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah. Apabila terpaksa harus beraktivitas di ruang terbuka ia menekankan pentingnya penggunaan masker sebagai langkah antisipasi. Lebih lanjut Pangdam juga menggarisbawahi urgensi bagi warga untuk hanya merujuk pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh instansi berwenang demi menjaga keselamatan bersama dan menghindari penyebaran berita bohong. Kepatuhan terhadap imbauan pemerintah menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi darurat ini.

Krakatau Mengamuk Pangdam Ungkap Situasi Terkini
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Menanggapi potensi dampak erupsi yang tak terduga Kodam XXI Radin Inten telah mengambil langkah proaktif dengan menyiagakan seluruh jajaran satuan. Kesiapsiagaan ini mencakup aspek personel maupun perlengkapan yang siap dimobilisasi kapan saja. Setiap unit diinstruksikan untuk melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau setiap hari. Langkah antisipatif ini memastikan bahwa seluruh elemen pendukung siap dikerahkan sewaktu-waktu jika diperlukan dalam penanganan kondisi darurat bencana.

COLLABMEDIANET

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sendiri terus berlanjut sejak peningkatan vulkanik yang signifikan pada Jumat lalu. Fenomena erupsi ini disertai semburan lava pijar atau lava fountain yang diperkirakan mencapai ketinggian antara 100 hingga 400 meter dari puncak kawah. Data dari Volcanic Ash Advisory Centre VAAC Darwin menunjukkan bahwa kolom abu vulkanik GAK telah mencapai sekitar Flight Level FL 480 atau setara 146 kilometer di atas permukaan laut. Sebaran abu terpantau bergerak ke arah barat mengikuti pola angin di lapisan atmosfer atas.

Pangdam Kristomei Sianturi menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mengawasi dinamika situasi di lapangan. Pengawasan ketat ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi seluruh masyarakat di wilayah Lampung. Pihak berwenang terus bekerja keras memastikan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi setiap kemungkinan yang timbul dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar