PDIP Ungkap Rahasia Politik Bersih Tanpa Mahar

PDIP Ungkap Rahasia Politik Bersih Tanpa Mahar

lenterapos.com – Sebuah gebrakan politik yang menarik perhatian kancah internasional datang dari PDI Perjuangan. Partai berlambang banteng moncong putih ini dengan tegas menyuarakan komitmennya untuk menjalankan politik tanpa mahar sepeser pun atau "Zero Mahar". Janji ini bukan sekadar retorika melainkan fondasi utama untuk membangun demokrasi yang lebih inklusif dan berkeadilan.

M. Syaiful Mujab seorang kader muda PDI Perjuangan mengukuhkan tekad tersebut dalam sebuah forum bergengsi di Yogyakarta. Menurut Mujab kebijakan tanpa mahar politik ini sangat krusial. Ini adalah kunci untuk membuka pintu kesempatan yang setara bagi generasi muda dan kader-kader potensial dari berbagai latar belakang. Mereka bisa tampil memimpin tanpa harus terbelenggu oleh tingginya biaya politik transaksional yang seringkali menjadi penghalang.

PDIP Ungkap Rahasia Politik Bersih Tanpa Mahar
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Pernyataan revolusioner ini disampaikan dalam sesi PDI Perjuangan Sharing Experiences pada konferensi internasional 9th CALD Party Management Workshop. Acara yang mempertemukan para pemikir dan praktisi politik se-Asia ini menggarisbawahi pentingnya pelembagaan partai politik sebagai benteng kokoh dalam menjaga resiliensi demokrasi di kawasan Asia Tenggara.

COLLABMEDIANET

Mujab juga memaparkan bagaimana PDI Perjuangan secara konsisten bertransformasi menjadi institusi publik yang terstruktur transparan dan berbasis meritokrasi. Ia menekankan bahwa demokrasi yang sehat memerlukan pelembagaan partai yang kuat dan teruji. PDI Perjuangan berkomitmen membangun organisasi yang tidak hanya bertumpu pada figur semata. Sebaliknya partai ini berfokus pada sistem kaderisasi berjenjang melalui Sekolah Partai internal penanaman ideologi Trisakti serta nilai-nilai kerakyatan Marhaenisme.

Lebih lanjut Mujab menyoroti langkah pembaruan tata kelola organisasi yang ditempuh PDI Perjuangan. Partai ini menjadi pionir di Indonesia dalam menerapkan standardisasi manajemen internasional berbasis sertifikasi ISO. Selain itu proses seleksi calon pimpinan dan kepala daerah juga melibatkan asesmen psikometri yang ketat. Inovasi lainnya adalah pemanfaatan dasbor digital Media Pintar Perjuangan (MPP) sebagai sarana vital untuk transparansi edukasi dan pemantauan kinerja kader secara objektif.

Sesi paparan PDI Perjuangan ini merupakan bagian dari rangkaian workshop manajemen partai yang diselenggarakan oleh Council of Asian Liberals and Democrats (CALD) bekerja sama dengan PDI Perjuangan dan Friedrich Naumann Foundation (FNF) Asia. Diskusi mendalam juga digelar dalam sesi Fireside Chat yang membedah tren pemilu dan tantangan partai di Asia dengan partisipasi perwakilan dari Singapura Malaysia Taiwan Kamboja dan Vietnam.

Rangkaian workshop ini diakhiri dengan perumusan dan pembacaan dokumen konsensus bersama bertajuk "The Yogyakarta Commitment". Dokumen ini dibacakan oleh Sekretaris Jenderal CALD Francis Gerald "Blue" Abaya sebagai komitmen kolektif partai-partai demokratis Asia dalam menguatkan tata kelola organisasi dan merawat kebebasan sipil. Sebuah langkah maju menuju masa depan politik yang lebih bersih dan berintegritas.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar