lenterapos.com – Antusiasme warga Jakarta Selatan memuncak menyambut program Cek Kesehatan Gratis CKG yang kini semakin mendekat ke permukiman mereka. Inisiatif ini membuka peluang emas bagi masyarakat untuk memantau kondisi kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke fasilitas medis. Kemudahan akses menjadi magnet utama yang menarik ratusan warga berbondong-bondong memanfaatkan layanan kesehatan esensial ini.
Salah satu peserta yang merasakan langsung manfaatnya adalah Tatik 52 tahun. Warga Kebayoran Lama ini mengungkapkan bahwa ia sempat mengalami batuk selama sepekan terakhir. Kesempatan CKG di RPTRA Kampung Perigi menjadi solusi praktis baginya untuk segera memeriksakan diri. "Saya sempat batuk seminggu ini makanya langsung rontgen Alhamdulillah hasilnya bagus semua" ujarnya dengan lega. Selain rontgen Tatik juga menjalani pemeriksaan gula darah dan dahak. Ini adalah kali pertama ia mengikuti CKG dan ia sangat mengapresiasi kemudahan yang ditawarkan program ini. Baginya keberadaan layanan kesehatan gratis di lingkungan tempat tinggal sangat membantu karena tidak perlu lagi bepergian jauh. Selama ini Tatik memang dikenal rutin mengikuti kegiatan Posyandu dan hanya mendatangi Puskesmas Kebayoran Lama jika ada keluhan serius.

Senada dengan Tatik Deni Septiara 38 tahun juga baru pertama kali merasakan program CKG. Deni memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan darah gula darah pengukuran berat badan hingga rontgen. Ia bersyukur hasil pemeriksaannya menunjukkan kondisi kesehatan yang normal. "Alhamdulillah bagus semua normal semua" kata Deni. Informasi mengenai CKG ia dapatkan dari pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak RPTRA di wilayahnya. Deni sangat menyambut baik penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan yang digelar dekat dengan warga. Ia berharap layanan serupa dapat dilaksanakan secara berkala agar masyarakat semakin mudah mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.

Related Post
Pemerintah Kota Jakarta Selatan sendiri memiliki ambisi besar terkait program ini. Mereka menargetkan sekitar 650 ribu warga dapat menjalani Cek Kesehatan Gratis yang terintegrasi dengan skrining tuberkulosis TB sepanjang tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya masif pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran dan akses kesehatan masyarakat demi mewujudkan warga Jakarta Selatan yang lebih sehat dan produktif. Program CKG tidak hanya sekadar pemeriksaan tetapi juga investasi jangka panjang untuk kesehatan komunitas.










Tinggalkan komentar