Drama di Azteca! Portugal Gagal Taklukkan Meksiko?

Drama di Azteca! Portugal Gagal Taklukkan Meksiko?

Lentera Pos- Estadio Azteca, Kota Meksiko, menjadi saksi bisu laga persahabatan FIFA Matchday 2026 yang berakhir tanpa gol, 0-0, Minggu dini hari WIB. Pertandingan sengit ini mempertemukan tim nasional Meksiko yang gigih melawan skuad Portugal yang agresif, namun tampil tanpa megabintang Cristiano Ronaldo. Hasil imbang ini meninggalkan banyak pertanyaan tentang efektivitas lini serang Portugal menjelang turnamen besar.

Sejak peluit awal dibunyikan, skuad Seleção das Quinas langsung tancap gas, menunjukkan dominasi penguasaan bola dan intensitas serangan. Peluang emas pertama hadir di menit ke-14 melalui Joao Felix. Penyerang yang kini membela Al-Nassr itu melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan matang dari sisi kanan. Namun, dewi fortuna belum berpihak, bola hanya mencium tiang gawang, menolak untuk bersarang.

Drama di Azteca! Portugal Gagal Taklukkan Meksiko?
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Tekanan Portugal tak mengendur. Hanya berselang sepuluh menit, Gonçalo Ramos, yang berhasil lolos dari kawalan ketat bek Meksiko, kembali dibuat gigit jari. Sepakan kerasnya dari jarak dekat lagi-lagi membentur tiang gawang dan memantul keluar, menyia-nyiakan kesempatan emas untuk memecah kebuntuan. Menjelang turun minum, Bruno Fernandes mencoba peruntungannya dengan tembakan jarak jauh yang memanfaatkan ruang di depan kotak penalti, namun bola melintas tipis di sisi kiri gawang Meksiko. Paruh pertama pun usai dengan papan skor yang masih menunjukkan angka nol.

COLLABMEDIANET

Tuan rumah Meksiko tak tinggal diam. Mereka sesekali melancarkan serangan balik kilat yang mengancam. Raul Jiménez hampir membuka keunggulan di menit ke-31 setelah menerima umpan silang dari sisi kanan. Sayang, sundulannya masih sedikit terlalu tinggi, melayang di atas mistar gawang Portugal.

Memasuki babak kedua, intensitas laga tak mengendur. Portugal tetap mendominasi penguasaan bola, berusaha membongkar pertahanan El Tri melalui kombinasi serangan dari lini tengah dan sayap. Dari sayap kiri, Pedro Neto nyaris mengukir ancaman serius. Umpan datarnya ke jantung pertahanan sempat disambar Ramos, namun sigapnya bek Meksiko berhasil memblok laju bola sebelum mengarah ke gawang.

Didukung penuh riuhnya publik Azteca, Meksiko mulai meningkatkan agresivitas serangannya. Pelatih Javier Aguirre melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan penyerang muda Armando Gonzalez, untuk menambah daya gedor. Peluang paling menjanjikan bagi El Tri hadir di menit ke-84. Armando Gonzalez, memanfaatkan umpan silang matang dari sisi kanan, berhasil menyundul bola dari jarak dekat. Namun, dewi fortuna belum berpihak, sundulannya hanya melenceng tipis di sisi gawang Portugal.

Portugal masih sempat mengancam di menit-menit akhir melalui serangan cepat dari lini tengah, tetapi disiplin pertahanan Meksiko mampu menggagalkan setiap upaya. Hingga peluit panjang ditiup, skor kacamata tak berubah, memaksa kedua tim berbagi satu poin dari laga yang penuh intrik ini.

Pertandingan ini bukan sekadar uji coba biasa, melainkan bagian krusial dari rangkaian persiapan kedua tim menuju Piala Dunia 2026. Estadio Azteca sendiri menyimpan narasi historis yang mendalam. Stadion ikonik ini akan mengukir sejarah sebagai arena pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia dalam tiga edisi berbeda (1970, 1986, dan kini 2026). Sebuah panggung yang bukan sekadar lapangan hijau, melainkan monumen sepak bola dunia yang akan kembali menjadi pusat perhatian global.

Setelah laga ini, Meksiko dijadwalkan akan menghadapi Belgia dalam pertandingan uji coba berikutnya, sementara Portugal akan melanjutkan agenda FIFA Matchday mereka dengan menantang Amerika Serikat. Hasil imbang ini tentu menjadi catatan penting bagi kedua pelatih untuk mengevaluasi strategi dan performa tim masing-masing.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar