Jaminan Wakapolri: Arus Balik Nataru 2026 Lancar Terkendali?

Jaminan Wakapolri: Arus Balik Nataru 2026 Lancar Terkendali?

Lentera Pos- Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Wakapolri, pada Jumat siang (2/1) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, menegaskan bahwa situasi lalu lintas dan keamanan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) secara umum terpantau aman dan kondusif. Pernyataan ini disampaikan setelah beliau meninjau langsung pusat kendali vital tersebut, sebagaimana dilaporkan lenterapos.com.

Dalam kesempatan tersebut, Komjen Dedi Prasetyo tak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran personel Polri, TNI, serta berbagai pemangku kepentingan yang telah bahu-membahu dan bersinergi secara luar biasa. Kolaborasi solid ini, menurutnya, menjadi kunci utama keberhasilan dalam menjaga ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan kelancaran arus lalu lintas sepanjang perayaan Nataru, yang secara keseluruhan berjalan aman dan terkendali.

Jaminan Wakapolri: Arus Balik Nataru 2026 Lancar Terkendali?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meski Operasi Lilin 2025 secara resmi berakhir pada 2 Januari 2026, Wakapolri menggarisbawahi bahwa kewaspadaan tidak akan mengendur. "Kami akan melanjutkan dengan Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026," jelas Dedi dalam keterangan resminya. Langkah antisipatif ini krusial, mengingat prediksi puncak arus balik masyarakat yang diperkirakan membanjiri jalanan pada 4 Januari 2026. Ini menjadi sinyal penting bagi para pemudik untuk merencanakan perjalanan mereka dengan cermat.

COLLABMEDIANET

Data sementara menunjukkan dinamika pergerakan kendaraan yang signifikan. Proyeksi awal mencatat sekitar 2,9 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta, sementara 2,8 juta kendaraan diperkirakan akan kembali masuk ke ibu kota selama periode Nataru. Hingga laporan ini disusun, total sekitar 4,7 juta kendaraan telah melintasi empat gerbang tol utama yang menjadi arteri vital, yaitu Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama, mencerminkan volume lalu lintas yang masif.

Guna mengurai potensi kepadatan yang mungkin terjadi saat arus balik, Korps Bhayangkara telah menyiapkan serangkaian skema rekayasa lalu lintas yang adaptif. Mulai dari penerapan ganjil-genap, sistem contraflow, hingga kebijakan one way, semuanya dirancang untuk menjaga kelancaran. Penjelasan dan sosialisasi mengenai kebijakan-kebijakan ini pun terus digencarkan secara masif, memastikan setiap pengguna jalan memahami dan dapat merencanakan perjalanan mereka dengan aman dan nyaman.

Skala pengamanan Operasi Lilin 2025 sendiri melibatkan kekuatan yang tidak main-main. Sebanyak 146.701 personel gabungan, terdiri dari anggota Polri, TNI, dan berbagai instansi terkait, diterjunkan untuk memastikan keamanan. Dukungan infrastruktur juga masif, dengan disiagakannya 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta upaya pengamanan ekstra terhadap puluhan ribu objek vital yang tersebar di seluruh pelosok negeri.

Wakapolri kembali mengingatkan masyarakat yang sedang dalam perjalanan arus balik untuk senantiasa memprioritaskan keselamatan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, mengikuti setiap arahan petugas di lapangan, serta tidak ragu memanfaatkan layanan hotline 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian, adalah kunci untuk perjalanan yang lancar dan aman sampai tujuan.

Turut mendampingi Wakapolri dalam agenda penting ini adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono, beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Pemantauan yang dimulai sekitar pukul 12.30 WIB ini berlangsung intensif hingga seluruh aspek terpantau secara menyeluruh, menegaskan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas dan kelancaran Nataru.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar