Lentera Pos- Bupati Pati, Sudewo, menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK selama lebih dari enam jam pada Rabu (27/8), namun akhirnya dipulangkan dengan status saksi. Pemeriksaan tersebut terkait kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api di Jawa Tengah, khususnya wilayah Solo Balapan, yang tengah diselidiki KPK. Sudewo, mantan anggota Komisi V DPR RI, menyatakan telah memberikan keterangan jujur dan lengkap kepada penyidik terkait pengetahuannya. Ia juga menegaskan kembali asal usul uang yang pernah disitanya KPK sebelumnya, yang diklaimnya sebagai pendapatannya sebagai anggota DPR.
Penjelasan Sudewo tersebut, yang disampaikannya seusai pemeriksaan, menyatakan bahwa penyidik telah mengkonfirmasi soal uang yang pernah diterimanya. Ia menegaskan bahwa uang tersebut merupakan pendapatannya sebagai anggota DPR, lengkap dengan rincian pemasukan, pengeluaran, dan pengurangannya. Klaim ini sebelumnya juga telah disampaikan Sudewo dalam persidangan kasus dugaan suap di Pengadilan Tipikor Semarang, November 2023 lalu.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik KPK tengah mendalami aliran uang dalam kasus korupsi proyek kereta api tersebut, khususnya yang berkaitan dengan pengetahuan Sudewo. Pemeriksaan difokuskan pada proyek di wilayah Jawa Tengah, terutama Solo Balapan, dan meliputi pengetahuannya tentang aliran uang dalam perkara ini.

Related Post
Kasus ini menarik perhatian publik mengingat KPK sebelumnya telah menyita uang senilai Rp3 miliar dari Sudewo. Uang tersebut disita dalam konteks penanganan kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub). Bukti berupa foto uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing yang disita dari rumah Sudewo, bahkan telah ditunjukkan dalam persidangan sebelumnya. Sudewo konsisten mempertahankan klaim bahwa uang tersebut merupakan gajinya sebagai anggota DPR dan hasil usahanya.
Pernyataan Sudewo yang konsisten, namun, tidak serta merta menutup kemungkinan pengembangan penyelidikan lebih lanjut oleh KPK. Statusnya sebagai saksi untuk saat ini, tidak menutup peluang perubahan status jika ditemukan bukti baru yang cukup kuat. Kejelasan mengenai aliran dana dan keterlibatan Sudewo dalam kasus ini masih menjadi fokus utama penyidik KPK. Publik pun menantikan perkembangan selanjutnya dari kasus ini.










Tinggalkan komentar